Pembina Yaperti GPM Lantik Dr Sonny Hetharia MTh Jadi Rektor UKIM Periode 2021 – 2025

oleh -1,336 views
Pembina Yaperti GPM Pdt Elifas Maspaitella STh menandatangani serah terima jabatan Rektor UKIM periode 2021-2025 disaksikan rektor lama dan baru serta ketua yayasan perguruan tinggi UKIM, Senin (18/10/2021). -dokumen-

suaramaluku.com – Dr Hengky Herson (Sonny) Hetharia MTh secara resmi menjabat Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon periode 2021 – 2025 menggantikan Dr Jafeth Damamain STh.

Pelantikan dan serah terima jabatan Rektor UKIM Ambon dilaksanakan, dipimpin Pembina Yayasan Perguruan Tinggi (Yaperti) Gereja Protestan Maluku (GPM) Pdt Elifas Maspaitella STh di Aula Kampus UKIM kawasan Tanah Lapang Kecil, Senin (18/10/2021).

Pelantikan Dr Sonny Hetharia MTh sebagai Rektor UKIM baru sesuai dengan SK Pembina Yayasan Perguruan Tinggi GPM Nomor: 84/Yaperti.PB/SK/X/2021.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, Rektor Unpatti, Rektor IAKN Ambon, Rektor Universitas Darusalam,  Sekretaris LL Dikti Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, serta civitas akademika UKIM Ambon.

Mengawali acara pelantikan, digelar ibadah dan dan selanjutnya diikuti kata sambutan dari Rektor lama Dr Jafeth Damamain, hingga terakhir Wagub Maluku.

“Pelantikan dan serah terima dipimpin pak Ketua Sinode GPM sebagai pembina Yaperti,” ungkap Grace Persulessy Parera SE MSi, dosen Fekon UKIM kepada media ini.

Terpilihnya Dr Sonny Hetharia yang juga menjabat Dekan Fakultas Theologia universitas tersebut, setelah pada pemilihan rektor berhasil meraih suara terbanyak, Senin (4/9/2021).

Pemilihan diikuti tiga calon rektor yaitu Dr Melkianus Hendrik Pentury MSi, Dr Hengky Herson Hetharia MTh dan Dr Simon Pieter Soegijono SE MSi.

Sementara itu, Rektor UKIM Dr Sonny Hetharia dalam pidato pelantikannya mengatakan serah terima Rektor UKIM ini, merupakan akhir dari rangkaian pemilihan rektor UKIM yang berlangsung kurang lebih selama 3 bulan.

Dia menyatakan syukur kepada Tuhan yang telah menyertai proses ini sehingga berlangsung sesuai dengan baik tanpa hambatan. Hal ini menunjukan kedewasaan berdemokrasi di UKIM dalam pemilihan rektor yang sering menjadi masalah di beberapa kampus di Indonesia.

“Kedewasaan berdemokrasi ini kiranya memperteguh status UKIM sebagai kampus orang basudara. dan spirit ini kiranya dapat kita lestarikan di waktu-waktu yang akan datang,” ungkapnya. (m-15)

No More Posts Available.

No more pages to load.