13 Tahun Pimpin Cabor Dayung Maluku ke PON, Anos Yeremias Undur Diri dan Fokus ke DPRD

oleh -752 views

suaramaluku.com – Kabar mengejutkan disampaikan Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Maluku, Anos Yeremias yang sukses membawa tim dayung meraih prestasi hebat di PON 2021 Papua.

‘Seiring dengan berakhirnya masa jabatan di Pengprov PODSI Maluku. Maka hari ini (Kamis 21 Oktober 2021) resmi beta mengundurkan diri alias pensiun dari seluruh kegiatan olahraga dan fokus ke tugas pokok sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku,” begitu pesan Anos Yeremias melalui akun whatsapp nya kepada media ini.

Ia menyatakan terima kasih banyak kepada seluruh pelatih dan atlet binaan serta keluarga besar PODSI Maluku yang telah mendukung penuh dirinya selama mengurus cabor dayung.

“Terima kasih untuk semuanya. Empat kali beta mengabdi menjadi Manager ke PON sejak tahun 2008, 2012, 2016 dan 2021. Sudah 13 tahun itu beta jalani sepenuh hati. Jadi saatnya beta fokus ke pekerjaan sebagai anggota DPRD Maluku,” ungkap Anos.

Menurutnya, ia merasa bahwa ini saatnya harus undur diri dan fokus ke tugas pokok dulu. “Beta sudah beberapa kali mangkir dari tugas hanya untuk urus olahraga menuju ke PON dan Kejurnas,” tuturnya.

Namun demikian, meskipun sudah mengundurkan diri, tetapi Anos nyatakan tetap berupaya agar empat atlet dan satu pelatih dapat segera dikembalikan ke Pelatnas untuk persiapan SEA Games di Hanoi Vietnam.

“Beta yakin masih banyak yang mau urus cabor dayung ini. Hal ini juga sudh beta bicarakan dengan bung Corres Sahupala sebagai pelatih Maluku maupun Pelatnas juga. Sebab bung Corres termasuk orang yang mengajak beta tangani dayung Maluku. Juga dengan pelatih Adi Talubun,” beber Anos.

BACA JUGA: Amos Yeremias, Sosok Dibalik Prestasi Emas Cabor Dayung Maluku di PON Papua

Ketika media ini berdiskusi dan memintanya tinjau keputusannya itu. Anos meminta pengertian atas keputusannya itu. “Kasih beta waktu dulu untuk berpikir lagi. Sekarang beta kembali fokus kerja di dewan dulu,” pintanya.

Di akhir obrolan, Anos berharap media ini terus memberitakan cabor dayung dan olahraga lainnya yang dapat mengangkat Maluku di podium olahraga nasional.

Untuk diketahui, selama Anos memegang cabor dayung. Olahraga adu cepat mengayuh ini, mampu mengangkat pamor Maluku di even nasional dan Indonesia di ajang internasional.

Mulai PON 2008 di Kaltim tim Maluku yang dimanajeri sudah meraih medali. Hal itu berlanjut ke era emas di PON 2012, 2016 dan 2021 (3 emas, 2 perak dan 1 perunggu).

“Tiga kali PON, tiga kali pula emas pertama Maluku dari dayung oleh Chelsea Corputty,” katanya.

Selain itu lahirlah atlet-atlet nasional yang sudah sering perkuat tim Indonesia di bebergai even internasional seperti Femmy Batuwael, Chelsea Corputty, dan La Memo (ikut Olimpiade Rio de Janeiro Brazil 2016).

Sedangkan terkini. Empat pedayung yaitu La Memo, Chelsea Corputty, Asuhan Patiiha dan Isa Behuku setelah selesai perkuat Maluku di PON Papua, oleh PB PODSI diminta segera kembali ke Pelatnas SEA Games, termasuk pelatih Corres Sahupala. (novi pinontoan)

No More Posts Available.

No more pages to load.