Prada Hens Songjanan Jadi “Bintang” Saat Pangdam Pattimura Lantik 313 Prajurit Tamtama

oleh -1,039 views
Prajurit Dua (Prada) Hens Songjanan (kiri) bersama Kepala Staf TNI AD, Jenderal Dudung Abdurahman (kanan). -dokumen-

suaramaluku.com – Sebanyak 313 prajurit tamtama TNI AD berpangkat Prajurit Dua (Prada) dilantik oleh Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Richard Tampubolon bertempat pada markas Resimen Induk Kodam (Rindam) di Negeri Suli, Kamis (14/04/2022).

Bertindak sebagai komandan upacara, Komandan Pendidikan Secata TNI AD, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah prajurit, penyerahan medali dan penghargaan bagi prajurit yang meraih prestasi terbaik.

Yang berhasil meraih predikat siswa lulusan terbaik umum dan terbaik sikap perilaku adalah Prada Herlan Togo asal Weda, siswa lulusan terbaik akademik diraih oleh Prada Waldin Rustam asal Wale, dan siswa lulusan terbaik jasmani yaitu Prada Irfan Jabar asal Gane Luar.

Pada pelantikan tersebut, meskipun tidak meraih predikat terbaik, namun boleh disebut yang menjadi “bintang” adalah Prada Hens Songjanan, siswa prajurit asal Kota Tual.

Pasalnya, Hens yang ayahnya mantan nelayan berkebangsaan Myanmar dan ibu asli kota Tual itu, sempat viral di media sosial lantaran seminggu sebelum dilantik dia diberhentikan tidak dengan hormat oleh Secata Rindam Pattimura karena persoalan data kependudukan ayahnya.

Akibatnya banyak netizen merasa iba dan beri komentar. Viral tersebut spontan dresponi oleh anggora Komisi III DPR RI asal dapil Sulawesi Utara, Hillary Brigitta Lasut SH LLM. Ia menyurati Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AD (Kasad).

Ternyata Kasad Jenderal.TNI Dudung Abdurahman sangat peduli dan merespon informasi soal pemberhentian Hens Songjanan. Ia langsung meminta Pangdam Pattimura untuk berkordinasi dengan pihak terkait mengurusi data kependudukan orang tua Hens.

Kebijakan dan kepedulian Kasad itu, langsung dibuktikan dengan hadirkan Hens Songjanan saat dirinya kunjungan kerja di Kota Ambon.

No More Posts Available.

No more pages to load.