Basudara Maluku di Inggris, Perancis dan Norwegia Akan Rayakan Hari Pattimura ke-205

oleh -270 views

suaramaluku.com – Meski berada di tanah rantau nun jauh di benua Eropa, namun ikatan kekerabatan masyarakat yang berasal dari tanah Maluku tetap terjaga di beberapa negara seperti Inggris, Perancis dan lainnya, selain Belanda yang banyak orang Maluku nya.

Untuk menjaga hubungan emosional tersebut, maka momen Hari Pattimura (pahlawan nasional Thomas Matulessy) ke-205 pada 15 Mei 2022 akan diperingati secara virtual/online oleh warga asal Maluku di Inggris (United Kingdom), Perancis (France) dan Norwegia (Norway).

“Momen Hari Pattimura nanti, katong basudara Maluku di Inggris dan Perancis ada bikin acara online. Ini buat ramaikan saja. Sekalian jaga persaudaraan di tanah rantau,” ungkap Jeffry Malaihollo PhD, salah satu nara sumber dalam acara “Bakudapa” itu kepada media ini via whatsapp, Selasa (10/5/2022).

Ia mengatakan, acara tersebut hanya untuk warga berdarah Maluku di Inggris, Perancis dan Norwegia. Karena zoom meeting hanya bisa buat 100 orang.

Menurut Jeff, ada beberapa acara yang sudah disiapkan dalam momen Hari Pattimura tersebut oleh “Basudara Maluku England”. Diantaranya, paparan tentang Pattimura (oleh Jeff Malaihollo), musik dan badendang, kuis berhadiah dan bingo (main king) berhadiah.

“Nanti ada main bingo atau king secara virtual via zoom meeting. Yang baca bingo nanti dari Norwegia,” ujarnya.

Ditanya ada sekitar berapa orang berdarah Maluku di tiga negara tersebut, Jeff mengatakan, di Inggris ada sekitar 30 keluarga, Perancis mungkin sama. Seangkan Norwegia sekitar 10 keluarga.

“Kalau lengkap semua bisa berjumlah sekitar 150-200 orang,” kata pimpinan lembaga Bahasa Basudara, London tersebut.

Jeff menjelaskan, asal orang Maluku disana itu bercampur. Misalnya kalau di Inggris ada yang dari Ambon, Jakarta, Surabaya, Makassar, Papua, dan Belanda.

Ia menambahkan, mayoritas orang Maluku di sana sudah menikah dengan orang Inggris atau Eropa.

“Tapi ada juga yang sedang pendidikan atau studi dan ada pula yang pindah dari Belanda,” tutupnya. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.