Sama-Sama Kena Hitungan, Namun Maikhel Muskita Kalah di Final Tinju ASBC U-22 di Thailand

oleh -1,736 views
oleh
Petinju Indonesia Maikhel Muskita (biru/kanan) dan petinju Uzbekistan, Abdullaev Shokhjakhon (merah/kiri). -tangkapan layar-

suaramaluku.com – Nasib kurang beruntung dialami petinju Indonesia berdarah Ambon, Maikhel Roberrd Muskita, pada final Kejuaraan ASBC Asian U-22 Men & Women Boxing Championships Thailand 2023, Kamis (26/1/2023).

Pada partai final kelas 86 kg tersebut, menghadapi petinju Uzbekistan, Abdullaev Shokhjakhon, baik di ronde pertama maupun kedua Muskita mampu bertarung imbangi lawannya itu.

Dalam siaran langsung pada live streaming YouTube, Kamis malam, pertarungan kedua petinju di ronde pertama cukup ketat. Namun petinju Uzbekistan yang kidal lebih agresif menyerang Muskita.

Di pertengahan ronde pertama, satu pukulan straight kiri dari Abdullaev Shokhjakhon mendarat telak di wajah Muskita. Sehingga wasit menghitung hingga delapan kali dan Muskita mampu lanjutkan pertandingan.

Memasuki ronde kedua. Baik Muskita dan Abdullaev Shokhjakhon mulai bertarung ketat dan saling menyerang. Di momen itu, Muskita melepaskan jab kiri dan straight kanan keras ke wajah lawannya. Akibatnya petinju Uzbekistan giliran kena hitungan wasit tapi tetap lanjut pertarungan.

Namun saat pertarungan hendak dilanjutkan, wasit melihat kening petinju Uzbekistan berdarah dan meminta tim dokter periksa. Keputusan dokter ternyata Abdullaev Shokhjakhon tidak bisa melanjutkan pertarungan dan wasit pun mengakhirinya.

Saat kamera menyoroti wajah Muskita. Nampak dia tersenyum dan mengepalkan tangannya. Sebaliknya wajah lawannya itu terlihat pasrah. Tetapi keputusan dewan juri ternyata petinju Uzbekistan tersebut dinyatakan menang angka tipis (split decision) atas Muskita.

Petinju Uzbekistan itu sebelumnya dua kali bertanding dua kali menang KO atas lawannya. Sedangkan Maikhel Muskita menang RSC (Reffere Stop Contest) ronde pertama atas lawannya Bata Bijya dari Nepal.

Dengan demikian, Muskita meraih medali perak untuk Indonesia. Sedangkan tiga petinju lainnya gagal merebut medali. Ketiga petinju tersebut adalah Nabila Maharani, Asri Udin, dan Fido Rafael Masoara.

Maikhel Muskita merupakan petinju andalan Indonesia yang berasal dari Ambon. Namun kini sudah menetap di Bogor, Jawa Barat. Ia juga peraih medali emas untuk Indonesia di ajang SEA Games 2022 lalu. Ayahnya Yohanis Muskita adalah mantan petinju Maluku.

Tim tinju Uzbekistan mendominasi partai final kejuaraan Asia putra putri U22 tersebut. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.