Mobil Tabrak Pembatas Jalan di Tawiri, Jhon dan Brian Meninggal, Dua Luka-Luka 

oleh -985 views
oleh
Lokasi kejadian laka lantas tunggal di kawasan jalan raya Desa Tawiri Kota Ambon. Dalam gambar adalah kecelakaan tahun 2018 yang akibatkan tiga orang tewas di tempat yang sama. -dok kmp-

suaramaluku.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang disebabkan pengendara mobil menabrak pembatas jalan di Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon, akibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka, Sabtu (2/9/2023) malam.

Dua korban meninggal adalah Jhon Nanlohy (22), mahasiswa. Dia meninggal dunia pada RS Lanud Pattimura TNI AU dan Brian Sahureka (18) juga mahasiswa. Diketahui telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan korban luka-luka yaitu Deny Imanuel Putuhena (21) mahasiswa. Ia mengalami luka robek pada bagian belakang kepala serta Jacobis Leyemin (20) juga mahasiswa, mengalami luka robek pada bagian kepala. Keduanya masih dalam kondisi koma di rumah sakit.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Ipda Janete Luhukay kepada media ini Minggu (3/9/2023), menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi di jalan utama Dr J Leimena tepatnya depan Markas Gaspurla Koarmada III TNI AL Desa Tawiri. Tak jauh dari Bandara Pattimura di Laha.

Menurutnya, kejadian ini terjadi pukul 23.30 WIT lantaran mobil Toyota Avanza DE 1207 AI berwarna silver menabrak pembatas jalan utama dan terpental pada pohon penghijauan di samping kiri jalan.

Kejadian laka tunggal diperkirakan terjadi saat mobil yang ditumpangi empat korban tersebut, bergerak dari arah Negeri Laha menuju Hative Besar dengan kecepatan tinggi dan ketika tiba di TKP hilang kendali dan menabrak pembatas jalan sehingga terpental mengenai batang pohon penghijauan samping kiri jalan.

Ipda Luhukay menambahkan, kasus kecelakaan itu sudah ditangani oleh Satlantas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.

Sementara itu, Thobyhend Sahureka yang merupakan ayah dari korban meninggal Brian Sahureka saat dihubungi Minggu dinihari, membenarkan kejadian yang dialami anak bungsunya itu.

“Iya benar. Saya sekarang berada di kamar jenasah RS Bhayangkara Tantui,” kata dosen Fakultas Teknik Sipil UKIM serta mantan anggota DPRD Maluku dan pengurus DPD PDIP Maluku ini. (NP).

 

No More Posts Available.

No more pages to load.