TPID Rapat Kordinasi, Pastikan Ketersediaan Stok Jelang Nataru di Ambon

oleh -1,097 views
oleh

suaramaluku.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon rapat koordinasi, guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Walikota (Wawali) Ambon Ely Toisutta, di Ruang Rapat Vlissingen Balaikota, juga turut menghadirkan para distributor bahan pangan di Kota Ambon, Senin (24/11/2025).

Wawali dalam arahannya mengatakan pertemuan ini menjadi penting, sebab biasanya memasuki tanggal 1 Desember, bahan-bahan kebutuhan pokok yang ada di pasaran mulai merangkak naik tetapi tidak sebanding dengan daya beli masyarakat yang semakin menurun.

“Untuk itu selaku kepala daerah, kita perlui memastikan bahwa data stok bahan pangan ini mencukupi dan aman jelang Nataru bahkan hingga tiga bulan kedepan, sebagaimana yang disampaikan oleh Distributor,” ujarnya.

Wawali juga menekankan, di bulan Desember permintaan semakin tinggi, sebab baik masyarakat maupun instansi menyelenggarakan perayaan Natal, namun diharapkan hal tersebut tidak dimanfaatkan oleh distributor menaikan harga secara sepihak.

“Saya minta dengan hormat, jaga kondisi ini supaya kita sama-sama tenggang rasa,” harapnya.

Wawali menjelaskan, pihaknya akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lapangan guna memastikan kebenaran data yang disampaikan oleh distributor, karena bisa saja stok aman, namun ada spekulasi yang dilakukan oleh para pedagang, sehingga membuat harga menjadi naik di pasaran.

“Kita akan lakukan sidak kepada distributor untuk mengetahui secara real apakah data yang disampaikan sesuai dengan kenyataan di lapangan, serta pemantuan harga terhadap bahan-bahan pokok, seperti bawang, minyak goreng, gula dan sebagainya,” ungkap Toisuta.

Wawali meminta TPID Kota Ambon untuk tetap siaga dalam melakukan tugas pokok dan fungsi, sehingga masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam pengendalian harga bahan pokok jelang Nataru. (*/SM-12)

No More Posts Available.

No more pages to load.