Lewerissa Resmikan Kapal Literasi dan Perpustakaan Ramah Anak di Pulau Saparua

oleh -1,004 views
oleh

suaramaluku.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa meresmikan dan menyerahkan Bantuan Kapal Literasi serta Perpustakaan Ramah Anak di Pulau Saparua dirangkai dengan Penyerahan Bantuan Alsin, Bibit Tanaman serta Ternak kepada Kelompok Tani, Senin (8/12/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan penghargaan kepada PT Karya Abadi Yamaha Marine atas dukungan terhadap pengembangan literasi di wilayah kepulauan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setingginya kepada pimpinan PT Karya Abadi Yamaha Marine atas bantuan speedboat yang hari ini kami terima”, ucapnya.

Kapal tersebut akan dioperasikan oleh Yayasan Heka Leka sebagai Kapal Literasi penghubung antar-desa di Pulau Saparua.

Lewerissa juga memberikan penghargaan kepada Yayasan Heka Leka yang terus konsisten mendorong gerakan literasi di Maluku.

“Heka Leka telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam memajukan pendidikan di Maluku. Empat perpustakaan yang akan kita resmikan ini merupakan kontribusi yang sangat berarti bagi peningkatan minat baca anak-anak kita.”

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan yang menyebabkan ketimpangan akses terhadap layanan pendidikan. Sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengatasinya.

“Tantangan bukanlah hambatan ketika ada kemauan untuk berkolaborasi. Ketika kita bergerak bersama, tidak ada jarak pulau yang dapat menghalangi semangat kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Lewerissa juga menegaskan kembali komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendukung literasi program.

“Ini adalah visi besar yang membutuhkan dukungan kita semua. Pemprov Maluku bangga menjadi mitra yang terus memberikan dukungan, ruang, dan sinergi agar program literasi terus bertumbuh dan memberi manfaat nyata bagi anak-anak kita,” ungkapnya.

Selain bantuan literasi, Gubernur juga menyerahkan sarana dan prasarana pertanian bagi petani di Saparua. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan ekonomi desa.

Ia kembali memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berperan dalam kegiatan ini. “Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat par Maluku pung bae,” harapnya.

Di sela rangkaian kegiatan, Gubernur menyempatkan diri untuk bercerita kepada siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri Saparua.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat literasi sejak dini, sekaligus membangkitkan semangat belajar anak-anak melalui pengalaman langsung bertemu dan mendengarkan cerita dari pemimpin daerah mereka

Sebagai informasi, dalam kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Maluku juga menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada kelompok tani di Saparua.

Bantuan tersebut meliputi peralatan pengolahan sagu dan pengolahan gula aren, serta bantuan tanaman pangan berupa bibit jagung hibrida sebanyak 1.875 kilogram.

Juga menyerahkan satu unit traktor roda empat, hortikultura berupa 100 anakan alpukat, 200 anakan durian, 200 anakan mangga, 150 anakan rambutan, 12 sachet cabai rawit, 10 sachet sawi hijau, 15 sachet tomat, 20 sachet buncis, dan 12 rol mulsa plastik untuk tiga kelompok tani.

Selain itu, diberikan pula 20 ekor ternak sapi untuk dua kelompok tani, 8 botol bongkar, 350 kilogram NPK, 150 kilogram KCL, 150 kilogram urea, serta 100 kilogram TSP.

Bantuan lainnya meliputi 2.200 anakan bibit pala dan 1.100 anakan bibit cengkih sebagai dukungan bagi peningkatan produktivitas pertanian dan ekonomi masyarakat setempat.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Maluku Tengah, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan Maluku Tengah, Pimpinan Forum Bulog Maluku dan Maluku Utara, pimpinan PT Karya Abadi Yamaha Marine, Forkopimcam Saparua dan Saparua Timur, Direktur Eksekutif Heka Leka beserta jajaran, dan tokoh masyarakat. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.