Dari Peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208, Srikandi Maluku

oleh -864 views
oleh

suaramaluku.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208 yang berlangsung khidmat di kompleks monumennya di kawasan Karangpanjang, Ambon, Jumat (2/1/2026).

Upacara peringatan tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Maluku, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Maluku, OPD lingkup Pemprov, Walikota Ambon, Pimpinan Instansi Vertikal, unsur Sipil dan Militer, Organisasi Wanita, Ahli Waris Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu, Pimpinan Umat Beragama, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Perempuan, Jurnalis, serta lainnya.

Gubernur sampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208. Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, ia berharap melalui momentum ini semangat patriotisme dan nilai-nilai kepahlawanan Martha Christina Tiahahu terus dikenang dan diwariskan kepada setiap generasi muda Maluku.

Lewerissa menegaskan, bahwa Martha Christina Tiahahu, Srikandi Maluku, telah secara resmi diakui oleh negara sebagai Pahlawan Nasional sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan kepahlawanannya yang telah diukir sejak usia belia, sekitar 17 tahun.

Lebih lanjut katanya, Martha Christina Tiahahu mewariskan dua pelajaran penting bagi generasi muda Maluku dan Indonesia pada umumnya.

Pertama, bahwa usia muda bukanlah masa untuk dihabiskan dengan hidup berfoya-foya dan berpikiran hedonis, melainkan masa emas untuk menunjukkan peran, prestasi, dan eksistensi diri yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Kedua, keteladanan perjuangan Martha Christina Tiahahu menunjukkan bahwa perempuan Maluku tidak dapat dipandang sebagai remeh, melainkan memiliki hak, kewajiban, dan kesempatan yang sama dengan kaum pria dalam sektor publik dan pembangunan di segala bidang kehidupan.

Gubernur juga mengapresiasi tema peringatan HUT Martha Christina Tiahahu ke-208, yaitu “Meneladani Perjuangan Martha Christina Tiahahu untuk Membangun Nasionalisme Generasi Muda Maluku”.

Tema ini dinilai sangat relevan karena menyoroti semangat kepahlawanan, keberanian, dan pengorbanan seorang Srikandi muda dari Maluku yang dapat menjadi inspirasi abadi bagi pemuda dan pemudi masa kini.

Gubernur juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Maluku, agar tumbuh jadi generasi yang cerdas secara intelektual, spiritual, dan emosional, serta mampu menjadi pelopor dalam pembangunan di provinsi kepulauan ini.

Sementara itu, pada saat yang bersamaan Kapolda Maluku memimpin Upacara Tabur Bunga yang dilangsungkan di Dermaga Mako Lantamal IX (Kodaeral) di Halong.

Kapolda Maluku memimpin prosesi penghormatan yang ditandai dengan pelarungan karangan bunga ke laut.

Prosesi ini merupakan simbol penghormatan atas jasa dan pengorbanan Martha Christina Tiahahu yang gugur di Laut Banda pada 2 Januari 1818 silam dalam perjuangannya melawan penjajah.

Hadir mewakili Gubernur Maluku, Plh Sekda Maluku Kasrul Selang menyampaikan bahwa semangat juang “Srikandi Maluku” tersebut harus tetap hidup di hati sanubari masyarakat.

Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta yang turut hadir dalam upacara tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam melestarikan nilai-nilai sejarah bagi warga kota Ambon.

Upacara ini juga dihadiri oleh pimpinan TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, Angkatan Udara, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.