suaramaluku.com – Kodam XV/Pattimura bergerak cepat merespons unggahan viral di media sosial, terkait kendaraan dinas TNI yang terpantau melawan arus di kawasan Jl. Letjen Soeprapto, Kwitang, Jakarta Pusat beberapa hari lalu.
Dilansir dari keterangan Pendam XV/Pattimura, Selasa (27/1), Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh insiden tersebut, seperti dirilis oleh indonesiadefense.com.
Kapendam menjelaskan bahwa, kendaraan jenis Toyota Kijang Innova yang terekam dalam unggahan akun @afif_adhyatma tersebut, merupakan mobil dinas milik Perwakilan Kodam XV/Pattimura yang sedang beroperasi di wilayah Jakarta.
Ia menegaskan, insiden ini telah menjadi atensi serius pimpinan, mengingat komitmen TNI dalam menjaga ketertiban di ruang publik.
“Kami memohon maaf atas kegaduhan ini. Sesuai dengan arahan tegas Bapak Pangdam XV/Pattimura, institusi kami tidak akan mentolerir setiap bentuk pelanggaran hukum maupun disiplin prajurit dalam bentuk sekecil apa pun. Peristiwa ini sangat kami sesalkan,” ujar Heri.
KRONOLOGI KEJADIAN
Berdasarkan hasil penelusuran awal oleh pihak Kodam, insiden tersebut dipicu oleh pengemudi yang kurang menguasai medan dan rute jalan di lokasi kejadian.
Saat itu, pengemudi tengah berupaya mencari posisi parkir untuk mengantarkan undangan dinas, namun justru melakukan kekeliruan navigasi yang berujung pada pelanggaran lalu lintas melawan arus.
Meski demikian, pihak Kodam menegaskan bahwa faktor ketidaktahuan rute tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan yang membahayakan pengguna jalan lain.
“Meskipun alasan utamanya adalah kurang menguasai medan, hal itu tidak menjadi pembenaran. Saat ini, personel yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan intensif dan dipastikan akan menerima sanksi yang tegas sesuai dengan aturan hukum militer yang berlaku.
Ini adalah bentuk pertanggungjawaban serta komitmen kami dalam menjaga disiplin prajurit di tengah masyarakat,” tegas Heri.
Ia mengatakan, langkah cepat ini diambil untuk memastikan bahwa setiap prajurit TNI tetap menjadi teladan dalam kepatuhan hukum, terutama saat menggunakan fasilitas negara di tempat umum.
“Kodam XV/Pattimura, juga berterima kasih atas pengawasan masyarakat yang membantu institusi untuk terus berbenah dan menjaga profesionalisme,” pungkasnya. (*/SM-05)






