Letkol Inf Matakena Usai Pimpin Yonif Raider 733, Dipromosi Jabat Dandim Gorontalo

oleh -614 views
oleh
Letkol Inf Jongen Matakena dan istri (ujung kanan) saat sertijabat Danyonif Raider 733 Masariku. (Foto Dok).

suaramaluku.com – Letnan Kolonel (Letkol) Inf Julius Jongen Matakena SH, telah menuntaskan jabatannya sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) Raider 733/Masariku Kodam Pattimura yang ke-42.

Selanjutnya, ia dipromosi mengemban tugas baru sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1315 Kabupaten Gorontalo di teritorial Kodam Merdeka.

Upacara serah terima jabatan (Sertijab) Danyonif 733/Masariku dilaksanakan di Lapangan Markas Batalyon Infanteri Raider 733/Masariku, kawasan Waiheru Ambon, dipimpin langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo. Rabu (18/2/2026).

Letkol Inf Matakena mengungkapkan rasa syukurnya atas masa pengabdian yang penuh selama 2 tahun, 3 bulan, dan 3 hari tersebut.

“Puji Tuhan, Alhamdulillah, masa pengabdian saya telah selesai dengan tuntas, meski banyak suka duka yang dilalui,” ujarnya saat diwawancarai wartawan..

Salah satu pencapaian penting selama kepemimpinannya adalah keberhasilan dalam penugasan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG di Papua.

Seluruh 450 personel dapat kembali pulang ke Ambon dengan selamat dan aman, sebuah hasil yang patut dibanggakan.

Setelah menyerahkan tongkat komando Danyonif 733 kepada Letkol Inf Aminullah, Letkol Inf Matakena menitipkan harapan agar Yonif 733 Masariku dapat terus menjadi satuan yang berhasil dan kebanggaan masyarakat Maluku.

Mengenai tugas barunya di Gorontalo, Letkol Inf Matakena menyatakan kesiapannya.

“Saya mendapatkan tugas, wewenang, dan tanggung jawab baru sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1315 Kabupaten Gorontalo, Kodam XIII Merdeka,” jelasnya.

Ia juga memohon doa restu dari seluruh “basudara” (saudara-saudara) agar dapat melaksanakan tugas di tempat pengabdian yang baru dengan baik dan berhasil.

Sebagai putra Maluku, Letkol Inf Matakena menekankan komitmennya untuk selalu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Bagi kami, penugasan di mana pun sama saja. Tantangan terbesar adalah ketika kita masuk di tempat orang. Saya telah berhasil memimpin di tanah kelahiran saya, dan harapan saya, saya juga bisa berhasil di tanah orang lain,” ungkapnya. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.