suaramaluku.com – Putra Maluku asal Seram Bagian Barat (SBB), yang juga merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Hambra Samal SH M.Hum, resmi dilantik sebagai Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan di Badan Pengelola (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Pelantikan Hambra Samal tersebut bersamaan dengan sejumlah pejabat Eselon I dan Eselon II lembaga itu dipimpin Kepala BP BUMN, Dony Oskaria.
Prosesi pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata dan Aminuddin Ma’ruf, serta sejumlah Direksi BUMN.
Pelantikan pejabat struktural ini jadi langkah strategis BP BUMN dalam memperkuat struktur kepemimpinan, meningkatkan efektivitas tata kelola, serta mendorong percepatan kinerja BUMN agar semakin adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan, bahwa momentum pelantikan ini merupakan awal dari perjalanan panjang transformasi pengelolaan BUMN.
“Transformasi membutuhkan komitmen, kerja keras, konsistensi, dan pengorbanan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa BUMN harus naik kelas dalam seluruh aspek pengelolaan.
“Hal-hal yang selama ini tidak baik harus kita tinggalkan. Perubahan yang kita lakukan bukan sekadar lips service, tetapi harus benar-benar diwujudkan secara nyata,” lanjutnya.
Lebih jauh, Dony menyoroti pentingnya sinergi antara BP BUMN dan BPI Danantara.
Menurutnya, BP BUMN dan Danantara ibarat satu koin dengan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan.
Danantara bertugas mengelola perusahaan-perusahaan BUMN, sementara sesuai amanat undang-undang, BP BUMN memiliki kewenangan menetapkan kebijakan strategis pengelolaan BUMN.
Dony juga mengungkapkan besarnya agenda restrukturisasi BUMN dalam waktu dekat.
“Dalam waktu dekat, kita akan melakukan proses streamlining BUMN saat ini lebih dari 1.000 entitas akan menjadi 200-300 entitas melalui berbagai aksi korporasi seperti merger, divestasi, likuidasi, dan restrukturisasi”.
BUKAN ORANG BARU
Untuk diingat, Hambra Samal yang lahir pada 10 Oktober 1968 ini, bukanlah orang baru di lingkungan BUMN. Ia sudah berpengalaman memegang beberapa jabatan strategis di lembaga tersebut.
Pasalnya, sebelumnya dia pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo II) periode 2019–2024.
Ia turut berperan dan terlibat aktif dalam proses merger dan pembentukan holding Pelindo yang menjadi tonggak transformasi sektor kepelabuhanan nasional.
Selain itu, Hambra pernah mengemban tugas sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis di Kementerian BUMN (2016–2019).
Dia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero/BNI) Tbk.
Selain pendidikan S1 sebagai Sarjana Hukum dari Unpatti Ambon, Hambra juga meraih gelar Magister Hukum Bisnis (S2) dari Universitas Gadjah Mada (UGM). (*/SM-05)






