Sebanyak 14.810 Orang Sidi GPM Diteguhkan di Maluku dan Malut

oleh -1,523 views
oleh

suaramaluku.com – Belasan ribu warga atau berjumlah 14.810 anggota calon ‘Sidi’ Gereja Protestan Maluku (GPM) pada wilayah pelayanan 34 Klasis di Maluku dan Maluku Utara (Malut), akan diteguhkan pada Minggu (29/3/2026).

Peneguhan akan dilakukan dalam kebaktian Minggu di gereja jemaat GPM masing-masing.

“Total sebanyak 14.810 anggota calon Sidi di GPM,” ujar Ketua Sinode GPM Pdt I. Sapulette STh, saat dikonfirmasi media ini Sabtu (28/3/2026).

Dari data 14.810 calon anggota Sidi yang diterima per 25 Maret 2026 di 34 Klasis GPM, tercatat Klasis Pulau Ambon yang terbanyak yakni 1.367 orang.

Disusul Klasis Pulau Ambon Timur sebanyak 1.276 orang serta Klasis Kota Ambon 928 orang.

Selanjutnya, Klasis Masohi 862 orang, Klasis Tanimbar Selatan 819 orang dan Klasis Pulau-pulau Lease 795 orang.

Berikutnya, Klasis Pulau Ambon Utara 765 orang, Klasis Kairatu 708 orang, Klasis Tanimbar Utara 673 orang.

Kemudian, Klasis Pulau-pulau Aru 648 orang, Klasis Lemola 599 orang, Klasis Kei Kecil dan Kota Tual 572 orang.

Klasis Taniwel 396 orang, Klasis Seram Barat 381 orang, Klasis Aru Tengah 376 orang, Klasis Kisar 360 orang, Klasis Bursel 317 orang dan Klasis Obi 305 orang.

Urutan berikutnya, Klasis Wetar 278 orang, Klasis Seram Utara 273 orang, Klasis Arsel 256 orang, Klasis P.P Bacan 239 orang, Klasis Buru Utara 221 orang, Klasis Telutih 212 orang, Klasis Babar Timur 211 orang dan P.P. Babar 201 orang.

Klasis Kei Besar 176 orang, Klasis Luang Sermata 160 orang, Klasis Sula-Taliabu 125 dan Seram Utara Barat 105 orang.

Sedangkan beberapa klasis jumlahnya dibawah seratus orang diantaranya, Klasis Damer 94 orang, Klasis Seram Timur 48 orang, Klasis Ternate 43 orang dan Klasis P.P. Banda 21 orang.

Untuk diketahui, Sidi baru adalah sebutan bagi anggota jemaat Kristen Protestan yang baru saja meneguhkan iman dan mengakui secara pribadi janji baptisan mereka (yang diwakili orang tua saat bayi) di hadapan Tuhan dan jemaat.

Peneguhan ini dilakukan oleh pendeta setelah melalui proses katekisasi (pelajaran agama) selama kurang lebih satu tahun.

Peneguhan sidi menandai kedewasaan iman, di mana seseorang dianggap mampu bertanggung jawab penuh atas imannya sendiri dan kehidupan beragama. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.