Welly Tomasoa, Pelari Peraih Medali Emas Pertama Maluku di PON 1961 Wafat

oleh -316 views
oleh

suaramaluku.com – Mantan pelari atau atlet atletik putri Indonesia asal Maluku di era 1960-an, Welly Tomasoa/Tuapattinaya dikabarkan telah tiada karena (wafat) karena sakit.

Informasi yang diterima media ini, almarhumah meninggal dunia di RS Pertamina Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Welly Tomasoa lahir di Ambon pada 26 Juli 1937. Semasa mudanya, ia adalah pelari jarak pendek (sprinter) nasional Indonesia asal Maluku yang berprestasi.

Setelah undur diri dari lintasan atletik, Welly Tomasoa kemudian dikenal sebagai istri dari Bram Tuapatinaya, pemilik majalah wanita “Kartini” Jakarta dan mantan anggota DPD RI dapil Maluku.

Juga pernah menjadi Ketua Umum DPP Persatuan Wanita Maluku Indonesia (Perwama Ina) di Jakarta.

Prestasinya di dunia atletik tercatat sebagai peraih medali emas nomor 100 meter putri di arena PON 1961 Bandung, Jawa Barat. Itu adalah sejarah untuk pertama kalinya perempuan Maluku merebut emas di cabor atletik.

Ibu Welly Tomasoa (tengah) saat berkunjung di Ambon.

Saat itu, dua emas Maluku di PON 1961 selain diperoleh dari sprinter Welly Tomasoa di nomor 100 meter. Juga diraih nomor estafet 4 x 100 meter. Empat pelari waktu itu adalah Julius Toisuta, Agus Kaya, Beni Kermite dan Steve Mainake.

“Ibu Welly tampil mengejutkan dan regu estafet 4 x 100 meter Maluku saat itu memang kuat,” ujar almarhum Ule Latumahina, saksi mata ketika itu, beberapa waktu lalu.

Setelah berprestasi di PON 1961 itu. Welly Tomasoa kemudian direkrut masuk Pelatnas untuk perkuat tim atletik Indonesia di Asian Games IV tahun 1962.

Beliau juga turut perkuat tim atletik Indonesia di ajang pesta olahraga Ganefo I tahun 1963 di Jakarta.

Almarhumah semasa hidup aktif di berbagai organisasi nasional dan khususnya yang melibatkan warga Maluku di tingkat nasional, serta juga turut berperan dampingi suaminya almarhum Bram Tuapattinaya ketika menjadi Anggota DPD RI dari Dapil Maluku.

Selamat jalan Ibu Welly Tomasoa. Tenanglah dalam kedamaian abadi. Jasamu tetap dikenang selalu. (novi p)

No More Posts Available.

No more pages to load.