Walikota Ambon: Jangan Panik dan Percaya Hoax Soal Kelangkaan BBM

oleh -1,205 views
oleh

suaramaluku.com – Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena turut menenangkan masyarakat Kota Ambon. Ia menyampaikan bahwa stok BBM di Kota Ambon tersedia dan cukup, dan jangan langsung percaya atas informasi atau isu yang beredar yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya atau hoax.

“Jika ada informasi tentang kelangkaan BBM, kami pastikan itu tidak benar. Stok BBM di Kota Ambon tersedia dan mencukupi. Jangan percaya isu-isu yang melayang, seperti BBM habis atau harga naik,” tegasnya, saat bersama Wakil Kapolresta dan Pimpinan Pertamina Ambon turun langsung ke SPBU Soa Bali, Selasa (31/4/2026).

Bodewin juga mengimbau masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami berharap masyarakat membeli BBM secukupnya sesuai kebutuhan. Tidak perlu panik dengan mengisi dalam jumlah banyak, karena justru dapat memperparah antrean,” tambahnya.

Walikota juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus penyebaran informasi palsu dengan menyebarkan pesan yang benar kepada lingkungan sekitar.

Menurutnya, setiap kebijakan resmi pasti akan diumumkan secara terbuka oleh pemerintah.

“Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat, termasuk BBM, tetap terpenuhi dengan baik. Mari bijak dalam mengisi BBM, kami juga meminta pesan ini disampaikan secara menyampaikan kepada masyarakat, agar kita bisa melawan berita hoaks yang menimbulkan kekhawatiran,” ujarnya.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi BBM dari Terminal Terpadu Wayame Ambon berjalan dengan maksimal untuk menjamin layanan pengisian BBM di SPBU masyarakat kepada Ambon.

Jika tidak memenuhi konsumsi, stok terus dipastikan dalam kondisi aman dan terus dijaga pasokannya.

“Stok kami sampaikan sekali lagi dalam kondisi aman, kami juga dapat memenuhi konsumsi masyarakat pada Senin kemarin (30/3) untuk kebutuhan Pertalite dan Pertamax dengan melakukan suplai tambahan sekitar 60% dari normal hariannya. Artinya, dengan memasukkan ini pun, sebetulnya stok masih tersedia,” jelas Pjs Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi.

Ia pun kembali mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta membeli BBM dengan bijak sesuai kebutuhan, terjadinya antrian bukan berarti terjadi kekosongan produk di SPBU.

Selain itu, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk mengkonfirmasi terlebih dahulu informasi yang beredar untuk menghindari terjadinya pembelian panik.

“Kami terus menjaga stok di Fuel Terminal serta proses distirbusi ke SPBU dilakukan seefektif mungkin agar peningkatan layanan pengisian BBM ke masyarakat terus berjalan. Mari gunakan energi secara bijak dan beli BBM sesuai kebutuhan,” tukasnya. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.