Dubes Belanda Kunjungi Walikota dan Gubmal, Janji Kembali Nobar Timnas Oranje

oleh -455 views
oleh

suaramaluku.com – Duta Besar (Dubes) Kerajaan Belanda untuk Indonesia dan Timor Leste, Mr. Marc Gerritsen bersama rombongan melakukan kunjungan ke Walikota Ambon dan Gubernur Maluku (Gubmal), Selasa (7/4/2026).

Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena yang didampingi jajaran pejabat Pemkot, mengatakan, ada sejumlah hal yang dibahas dalam pertemuan itu.

Beberapa hal penting yang dibicarakan adalah rencana peluang investasi di bidang Pendidikan, Budaya dan Ekonomi antara Pemerintah Belanda dengan Kota Ambon.

Peluang ini terbuka karena selama ini, Pemkot telah bekerja bersama dalam banyak hal, antara lain Kota Saudara dengan Vlissingen, Pengelolaan Klinik Mata, Pengelolaan Persampahan dll.

Yang menarik. Secara khusus sang Dubes berterima kasih kepada warga Kota Ambon yang telah mendukung Timnas Belanda atau De Oranje pada berbagai ajang.

“Dan berjanji akan kembali bulan Juni untuk Nobar (Nonton Bareng) Timnas Belanda yang akan tampil di Piala Dunia.Terima kasih Pak Dubes,” tulis Walikota di akun medsos FB nya.

Pada pertemuan tersebut, Walikota didampingi Pj Sekkot Ambon, Kadis Pariwisata dan Budaya, Kadis Pendidikan dan Kadis Kesehatan Kota Ambon.

GUBERNUR MALUKU

Pada kesempatan berikutnya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa juga menerima kunjungan Dubes ta Besar Belanda Marc Gerritsen, bersama tim di Ruang Rapat Gubernur Maluku, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan ini bertujuan membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Belanda dan Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya di bidang pendidikan, infrastruktur, dan pengembangan komoditas ekspor.

Gubernur Maluku sampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kunjungan tersebut yang dinilai sangat penting dalam memperkuat hubungan kedua negara.

“Saya merasa terhormat sebagai Gubernur Maluku. Kami menerima kunjungan dari Duta Besar Belanda bersama tim untuk membahas kepentingan bersama kedua negara. Saya mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Belanda kepada Indonesia, khususnya kepada Maluku,” ujar Lewerissa.

Dijelaskan bahwa hubungan antara Belanda dan Maluku telah terjalin sangat panjang secara historis, dan hingga kini terdapat puluhan ribu masyarakat Maluku yang menetap di Belanda dan memberikan kontribusi besar di bidang seni, budaya, hingga olahraga.

Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan bahwa Pemerintah Belanda membuka peluang kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Maluku, antara lain Universitas Pattimura dan Universitas Islam Negeri (UIN) Abdoel Mutalib Sangadji.

Dubes Belanda dijadwalkan melakukan kunjungan ke UIN pada Rabu (8/04/2026) untuk bertemu pimpinan universitas dan membahas potensi kolaborasi di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain pendidikan, pembahasan juga mencakup kerja sama infrastruktur serta peluang ekspor komoditas unggulan Maluku ke pasar Belanda.

Gubernur mengapresiasi dukungan Pemerintah Belanda terhadap peningkatan SDM Maluku, salah satunya melalui beasiswa LPDP bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri.

Pada kesempatan itu, Dubes Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, menyampaikan kesan positifnya atas kunjungan perdananya ke Maluku.

“Ini adalah kunjungan pertama saya ke Maluku dan saya sangat senang berada di sini. Kita memiliki hubungan ratusan tahun dan komunitas Maluku yang sangat kuat di Belanda,” ujar Dubes Gerritsen.

Ia menilai potensi kerja sama antara Maluku dan Belanda cukup besar, terutama di bidang pendidikan, olahraga, budaya, serta komoditas ekspor dengan kualitas tinggi seperti rempah-rempah dan mineral.

Dubes Gerritsen menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti pembahasan ini bersama pemerintah pusat di Jakarta. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.