Wawali Datangi Lokasi Bencana Alam di Lateri dan Batumerah

oleh -1,416 views
oleh

suaramaluku.com – Guna memastikan kebutuhan warga yang terkena dampak bencana alam akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Elly Toisuta mendatangi dua lokasi yakni Lateri, Kecamatan Baguala, dan Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Selasa (28/4/2026)

“Kita sudah tinjau langsung ada beberapa (lokasi bencana alam) Insyaallah nanti diselesaikan. Dari PUPR Provinsi juga sudah turun lihat langsung kondisi di lapangan, saya harap kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) ini bisa berjalan dengan baik dan berdampak bagi para korban,” ungkapnya.

Selain lokasi bencana alam yang disambangi. Toisuta juga mendatangi para korban pohon tumbang yang sementara ini sedang dirawat di RSUP  Dr. Johanes Leimena Ambon.

“Untuk korban yang tertimpa pohon itu seluruh biaya terkait dengan pengobatannya itu akan ditanggung oleh Pemkot dan untuk longsor dan talud juga akan ditangani oleh kita melalui BPBD dengan melakukan pembersihan lokasi dan pemberian bantuan peralatan yang mereka butuhkan (tanggap darurat),” terangnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh warga yang rumahnya dapat dikategorikan sebagai lokasi rawan bencana alam terus waspada dan jaga kebersihan agar memasuki musim penghujan di tahun ini tidak ada korban jiwa.

“Kita menghimbau kepada seluruh masyrakat kota Ambon, yang tinggal di bantaran sungai harus perhatikan kebersihannya, sampah-sampah kalau bisa mari bergotong-royong untuk bersihkan, yang tinggal di daerah bukit dan pegununggan agar mengantisipasi dengan persiapkan peralatan pendukung guna menghindari longsor,” pungkasnya.

Ia meminta agar masyarakat membantu pemerintah dengan menjaga kondisi lingkungan sekitar agar terhindar dari bencana alam mengingat Kita ini sudah hampir memasuki musim penghujan.

Berikut lokasi bencana alam; Kecamatan Sirimau (Karang Panjang, dan Skip), Baguala (Lateri), Talud Patah; Batu Merah.

Pohon tumbang di Pandan Kasturi yang mengakibatkan luka ringan pada satu orang korban, dan luka berat pada dua orang yang semantara ini sedang dirawat di rumah sakit. (*/SM-12)

No More Posts Available.

No more pages to load.