Prancis dan Didier Deschamps Sang Legenda Hidup

oleh -2,000 views
oleh

suaramaluku.com – Timnas Prancis menjadi negara pertama yang lolos ke babak 4 Besar atau semifinal Piala Dunia (Pildun) 2026.

Mereka sukses setelah kandaskan si “kuda hitam” Maroko dengan skor 2-0. Dua gol itu dicetak oleh striker Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele di babak kedua.

Hasil tersebut identik dengan pertemuan kedua tim pada semifinal Pildun 2022 di Qatar. Yang juga berakhir dengan skor 2-0 untuk Les Bleus.

Kekalahan tersebut, membuat Maroko gagal pertahankan prestasi sebagai semifinalis (peringkat 4) pada Piala Dunia 2022 lalu.

Dengan demikian, selain Prancis lolos ke semifinal, juga membuat Mbappe memimpin top skor sementara dengan 8 gol, sama dengan Lionel Messi. Namun dia unggul Assist 3, Messi 1.

Posisi top skor kini adalah Kylian Mbappe (Prancis) 8 gol, Lionel Messi (Argentina) 8 gol, Erling Haaland (Norwegia) 7 gol, Harry Kane (Inggris) 6 gol dan Ousmane Dembele (Prancis) 5 gol.

Di babak semifinal nanti, Prancis akan bertemu dengan pemenang antara timnas Spanyol vs Belgia.

Sementara itu, kesuksesan tim yang juga berjuluk Ayam Jantan tersebut, tidak terlepas dari sang legenda hidup mereka, Didier Claude Deschamp. Dia telah melatih Prancis selama 12 tahun sejak 8 Juli 2012.

Setelah Deschamps diangkat sebagai pelatih baru saat itu. Ia memimpin Prancis ke perempat final Piala Dunia FIFA 2014, final UEFA Euro 2016, juara di Piala Dunia FIFA 2018, dan penampilan final berturut-turut di Piala Dunia FIFA 2022.

Usai memenangkan Piala Dunia sebagai pemain tahun 1998 dan pelatih pada 2018, Deschamps menjadi orang ketiga di dunia yang menangkan Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih, bersama Mário Zagallo (Brasil) dan Franz Beckenbauer (Jerman).

Kini Zagallo dan Beckenbauer sudah meninggal dunia pada Januari 2024, Deschamps menjadi satu-satunya orang yang masih hidup yang telah mencapai tonggak sejarah tersebut.

Deschamps juga mengikuti jejak Beckenbauer sebagai orang kedua yang melakukannya sebagai kapten.

Kemenangan atas Maroko ini membuat catatan rekor 11 kemenangan fase gugur Piala Dunia milik Didier Deschamps, menjadikannya pelatih pertama yang mencapai angka tersebut.

Rentetan itu terbentang dalam empat edisi turnamen. Rangkaian dimulai pada Piala Dunia 2014 saat Prancis menyingkirkan Nigeria di babak 16 besar.

Empat tahun berselang, di Piala Dunia 2018, Deschamps membukukan empat kemenangan beruntun atas Argentina, Uruguay, Belgia, dan Kroasia, yang berujung gelar juara dunia untuk Les Bleus.

Pada edisi 2022, Deschamps menambah tiga kemenangan di fase gugur saat mengatasi Polandia, Inggris, dan Maroko, sebelum akhirnya tumbang di final oleh Argentina dan Lionel Messi.

Di Piala Dunia 2026 ini, catatan itu bertambah tiga lagi: mengalahkan Swedia di babak 32 besar, menaklukkan Paraguay di 16 besar dan kandaskan Maroko di 8 besar.

Selain itu, Prancis juga mampu capai babak semifinal tiga kali berturut-turut yakni 2018, 2022 dan 2026.

Hal ini menyamai rekor timnas Brasil (1994, 1998, 2002) dan Jerman (1982, 1986, 1990).

Selamat untuk Prancis dan respek buat Deschamp, sang legenda hidup dunia. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.