Presiden Bakal Hadir, Pangdam Pattimura Cek Lokasi Groundbreaking Proyek Gas Masela 

oleh -82 views
oleh

suaramaluku.com – Hanya tinggal menghitung hari, untuk acara peletakan batu pertama atau Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Gas Blok Masela akan segera digelar.

Guna memastikan semuanya berjalan lancar, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto bersama Forkopimda Maluku datang langsung meninjau lokasi persiapan di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (13/7/2026).

Rombongan tiba di lokasi Shelter Blok Masela tepat pukul 11.45 siang waktu setempat. Pangdam beserta rombongan melihat langsung kondisi semua fasilitas yang akan dipakai.

Mulai dari tenda acara, tempat duduk, jalan akses, hingga sarana penunjang lainnya diperiksa satu per satu agar sudah layak dan siap pakai.

“Tujuan kunjungan ini jelas: memastikan semua persiapan, baik untuk acara seremonial maupun kegiatan pendukung lainnya, sudah benar-benar matang dan tidak ada kendala sedikitpun,” ujar Kapendam XV/Pattimura Letkol Inf Adi Swastika di akun medsos resmi Kodam.

Turut dalam peninjauan ini Gubernur Maluku Hendrik Lewarissa, Dankodaeral IX/Ambon Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, serta jajaran pejabat TNI, Polri, dan pemerintah daerah lainnya.

Setelah yakin semua persiapan sudah beres dan aman, Pangdam beserta rombongan meninggalkan lokasi untuk mempersiapkan agenda selanjutnya.

Proyek Blok Masela ini sangat dinanti karena akan membawa kemajuan besar bagi rakyat Maluku, khususnya masyarakat Tanimbar.

Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan resmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek gas raksasa Blok Masela pada pertengahan Juli 2026.

Djoko mengatakan, persiapan pelaksanaan acara terus dimatangkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk panitia Groundbreaking yang dipimpin Pangdam Pattimura.

“Saat ini kami sedang koordinasi dengan ketua panitia acara groundbreaking Proyek Masela Bapak Pangdam Patimura di Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini logistik dari Bandara Soekarno-Hatta dalam proses pengiriman ke lokasi Saumlaki Maluku,” ujar Djoko dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, total logistik yang dikirim mencapai sekitar 93 ton, terdiri dari tenda, karpet, genset, AC dan berbagai perlengkapan pendukung lainnya. Sebagian logistik dikirim melalui jalur laut.

Adapun, persiapan di lokasi juga terus dilakukan dengan menyesuaikan desain acara yang akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Persiapan di lapangan kami lakukan dengan design kehadiran Bapak Presiden. Mohon doa dan dukungan Bapak Ibu Insya Allah Groundbreaking akan dilaksanakan pertengahan bulan ini Juli 2026,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, Lapangan Abadi di Blok Masela adalah lapangan gas laut dalam dengan cadangan gas terbesar di Indonesia yang terletak sekitar 160 kilometer lepas pantai Pulau Yamdena di Laut Arafura dengan kedalaman laut 400-800 meter.

Adapun potensi gas dari Lapangan Abadi ini diperkirakan 6,97 triliun kaki kubik (TCF) gas.

Kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) Masela yang ditandatangani pada 1998 lalu dan telah diperpanjang hingga 2055 ini berpotensi menghasilkan 9,5 MMTPA (juta metrik ton per tahun) LNG dan 150 MMSCFD (juta kaki kubik standar per hari) gas pipa.

Selain itu, Lapangan Abadi diperkirakan dapat menghasilkan produksi kondensat sebesar 35.000 barel per hari.

Konsep pengembangan lapangan greenfield (lapangan migas baru) yang memiliki kompleksitas tinggi dan risiko besar mencakup pengeboran deepwater, fasilitas subsea, FPSO (Floating Production Storage and Offloading), dan onshore LNG plant akan menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi PHE serta mitra-mitranya untuk merealisasikannya.

Selain itu pengembangan lapangan ini juga berpotensi menyerap hingga 10.000 tenaga kerja. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.