Spanyol Cipta Rekor Juara di Luar Benuanya, Juga Borong Gelar Individu

oleh -3,642 views
oleh

suaramaluku.com – Timnas Spanyol sukses ukir rekor bersejarah sebagai juara dunia sepakbola di dua benua berbeda, setelah kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (20/7/2026).

Pasalnya, Spanyol sukses di luar benua Eropa, namun mereka belum pernah juara di benuanya sendiri.

Hasil final FIFA World Cup 2026 itu, melengkapi catatan emas “La Furia Roja” di panggung sepakbola internasional.

Dari data dan catatan, kesuksesan Spanyol ciptakan rekor menakjubkan itu, karena mereka mampu juara Pildun di dua benua berbeda, yaitu Afrika dan Amerika. Padahal di benuanya sendiri mereka tidak pernah juara.

Memang untuk juara beda benua, timnas Brasil, Jerman, dan Argentina sudah pernah melakukannya. Bahkan Brasil malah juara di tiga benua (Eropa, Amerika dan Asia).

Jerman juara di benua Eropa dan Amerika, serta Argentina sukses di Amerika dan Asia.

Sehingga ketiga tim tersebut juga juara di benuanya sendiri. Beda dengan Spanyol yang juara dua kali di luar benuanya.

Keberhasilan skuad Negeri Matador sukses juara di benua Amerika, merupakan negara Eropa kedua yang runtuhkan “kekuasaan” Brasil, Argentina dan Uruguay, karena sebelumnya Jerman mampu juara tahun 2014 di Brasil sebagai tuan rumah.

Rekor Spanyol tersebut yaitu juara Pildun 2026 (Amerika Utara, Samudra Atlantik): Meraih gelar juara dunia kedua mereka setelah taklukkan Argentina 1-0 lewat gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.

Piala Dunia 2010 (Afrika, Samudra Atlantik): Gelar juara dunia pertama mereka diraih di Afrika Selatan, menandai masa keemasan awal generasi La Furia Roja.

Namun demikian, Spanyol sebelumnya juara dunia 2026 ini, mereka telah berjaya di benua Eropa dengan mengawinkan gelar yakni menjuarai Euro 2024 (dan edisi sebelumnya di Euro 2008 serta 2012).

Dengan pencapaian terbaru ini, Spanyol resmi menambah bintang kedua di atas lambang negara mereka, menyamai torehan Uruguay dan Prancis.

GELAR INDIVIDU

Sementara itu, gelandang timnas Spanyol, Rodri, dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026.

Pemain Manchester City berusia 30 tahun ini berhak menerima penghargaan Bola Emas (Golden Ball) setelah tampil sebagai jenderal lapangan tengah yang membawa Spanyol menjadi juara dunia.

Sepanjang turnamen, Rodri tampil dominan dan memecahkan rekor operan terbanyak.

Penghargaan individu bergengsi lainnya pada Piala Dunia 2026 meliputi:

Pemain Muda Terbaik (Young Player of the Tournament): Pau Cubarsí (Spanyol).

Kiper Terbaik (Golden Glove): Unai Simón (Spanyol).

Top Skor (Golden Boot): Kylian Mbappé (Prancis) dengan 10 gol.

Khusus untuk Mbappe, dengan menambah 10 gol itu, maka koleksi total golnya di Pildun menjadi 22 gol, sehingga dia dinobatkan sebagai Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa.

Posisi kedua ditempati Lionel Messi (Argentina) dengan 8 golnya di Pildun 2026, maka total koleksi golnya jadi 21.

Peringkat ketiga pencetak gol sepanjang masa adalah Miroslav Klose (Jerman) dengan total 16 gol. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.