Soekarno Cup 2026: Unggul di Babak I, Maluku Takluk 3-4 dari Kalbar

oleh -473 views
oleh
Tim Banteng Maluku Raya U-17 saat dilepas Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur G. Watubun dan lainnya. (Dok).

suaramaluku.com – Nasib belum beruntung harus diterima tim Banteng Maluku Raya (BMR) U-17 pada penampilan perdana melawan Kalimantan Barat (Kalbar) di Grup A Kompetisi Liga Kampung Soekarno Cup Putaran Nasional 2026, Selasa (11/8/2026).

Pasalnya, pada partai yang dilangsungkan di Stadion Gelora 10 November Surabaya itu, anak-anak muda Maluku sempat unggul 2-1 atas Kalbar hingga babak pertama usai.

Data yang diterima media ini, dua gol Banteng Maluku Raya U-17 itu dicetak oleh Irfan Lapandewa di menit 12 dan Sergio Peres Ur menit 32. Gol Kalbar di babak pertama dihasilkan oleh Edy Syamsul menit 20.

Memasuki babak kedua, kedua tim tetap bermain ngotot. Maluku dengan pola umpan-umpan pendek, sedangkan Kalbar mulai manfaatkan keunggulan tinggi badan pemainnya dan umpan lambung.

Taktik Kalbar itu buahkan hasil, dengan menyamakan skor 2-2 melalui Paris Hisabullah di menit 66. Mereka mampu unggul 3-2 di menit 76 oleh gol yang dicetak Muhamad Abi Rehan.

Tertinggal 2-3, membuat pasukan Pattimura muda langsung menaikan tempo permainan. Hasilnya, hanya dalam satu menit, Maluku samakan skor 3-3 melalui gol yang kembali dicetak oleh Sergio Peres Ur di menit 77.

Namun sayangnya, pertahanan Banteng Maluku Raya akhirnya kecolongan di menit-menit akhir, tepatnya di menit 83 oleh gol kedua pemain Kalbar, Edy Syamsul. Skor 4-3 untuk kemenangan lawan bertahan hingga peluit terakhir.

“Sangat disayangkan. Karena secara permainan tadi, anak-anak tampil sangat baik dan mampu unggul duluan. Namun kecolongan di menit-menit akhir,” ujar Asisten Pelatih BMR, Zakarias Rumlus, yang dihubungi via handphone di Surabaya.

Menurutnya, anak-anak BMR tidak kalah taktim dan teknik. Ini dibuktikan dengan tiga gol Kalbar dihasilkan tidak melalui skema play on, tapi melalui free kick (tendangan bebas).

“Mereka manfaatkan kelebihan fisik, karena unggul di postur tubuh,” tutur eks mantan PSA Ambon, PSM Makassar dan Persita ini.

Rumlus mengatakan, bersama tim pelatih akan melakukan evaluasi dan benahi pertahanan serta kelemahan para pemain.

“Di partai kedua lawan Jawa Barat, pasti kita perbaiki kelemahan-kelemahan di lini defense saat free kick dan tetap memotivasi pemain untuk tetap semangat tempur,” katanya.

Sementara itu, pemain legendaris Persebaya Surabaya era 1990-an, Reinold Pietersz yang sedang bersama Rumlus saat dihubungi, turut berikan komentar dan semangat untuk tim MBR.

“Permainan, skill dan teknik para pemain muda Maluku bagus tadi. Mereka malah harusnya menang. Hanya karena ini khusus untuk pemain non liga, jadi kurangnya cuma jam terbang atau pengalaman. Beta berharap tim Maluku tetap fight di dua partai sisa,” ujar Pietersz, striker Persebaya juara Ligina 1996/1997.

Tim BMR yang dimanajeri Alhidayat Wajo (Wakil Ketua DPD PDIP Maluku Bidang Pemuda dan Olahraga) masuk dalam Grup A yang bisa disebut sebagai “grup neraka” pada turnamen yang dibikin DPP PDI Perjuangan ini dan diikuti 16 tim.

Grup A berisikan tuan rumah Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar), Kalimantan Barat (Kalbar) dan Maluku. Jatim adalah pemenang Soekarno Cup tahun lalu.

Pada pembukaan kompetisi Liga Kampung Soekarno Cup 2026, Senin (10/8/2026), tuan rumah Jatim dihantam oleh tim Jabar 1-4.

Partai itu sempat diwarnai aksi protes kubu Jatim sebelum pertandingan soal keabsahan skuad Jabar yang dinilai ada yang sudah jadi pemain profesional. Juga saat pertandingan wasit sempat keluarkan kartu merah karena perkelahian. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.