Miliki Pangdam Sendiri, Malut Resmi “Berpisah” Dengan Kodam Pattimura

oleh -1,093 views
oleh
Mayjen TNI Nefra Firdaus . (Dok).

suaramaluku.com – Wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut) kini memiliki Komando Daerah Militer (Kodam) sendiri yakni Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha sejak Senin, 5 Oktober 2026.

Momentum bersejarah itu terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan enam Kodam baru bertepatan dengan peringatan HUT TNI ke-81 di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Dengan demikian wilayah Provinsi Malut tidak lagi berada dalam teritorial Kodam XV Pattimura yang berkedudukan di Kota Ambon, Provinsi Maluku, atau resmi “berpisah”.

Enam Kodam baru yang diresmikan selain Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara, adalah Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah, dan Kodam XXX/Rinombara di Nusa Tenggara Barat.

Selama ini wilayah Provinsi Maluku Utara berada di bawah Korem 152 Babullah, Kodam XV Pattimura. Kini Korem 152 sudah bagian dari Kodam Moloku Kie Raha.

Bersamaan dengan peresmian satuan baru tersebut, juga telah ditunjuk Panglima Kodam (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha yang pertama adalah Mayjen TNI Nefra Firdaus.

Mayjen TNI Nefra Firdaus merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dari kecabangan infanteri (Kopassus). Ia lahir di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada 5 September 1969.

Beberapa jabatan strategis pernah diembannya seperti Danyon 812/Bantuan Sat 81/Kopassus. Selanjutnya, ia jadi Komandan Kodim 1415/Selayar serta Danbrigif 16/Wira Yudha. Kemudian Asisten Teritorial (Aster) Kasdam Iskandar Muda dan Komandan Korem 012/Teuku Umar.

Ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) pada. Setelah itu, Nefra menjabat Wakil Inspektur Kodiklatad.

Ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura dan jabatan terakhirnya adalah Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan (Unhan).

Sementara itu, lima Pangdam baru lainnya yang dilantik Presiden Prabowo adalah Pangdam XXIX/Mambruk Mayjen TNI Aminton Manurung.

Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga dan Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah Mayjen TNI Rionardo.

Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa dan Pangdam XXX/Rinambora Mayjen TNI Edi Saputra.

Pembentukan enam Kodam baru tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi kewilayahan TNI Angkatan Darat. Dengan tambahan enam Kodam, jumlahnya di jajaran TNI AD kini menjadi 27 dari sebelumnya 21 Kodam.

Markas baru Kodam Moloku Kie Raha itu berdiri di kawasan eks lahan Hak Guna Bangunan (HGB) 03 milik PT Darko, di Sofifi.

Lokasi ini dipersiapkan sebagai pusat komando pertahanan TNI AD untuk memperkuat koordinasi serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah provinsi kepulauan tersebut.

Sebelumnya, kepastian rencana peresmian Kodam baru tersebut disampaikan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, saat menggelar konferensi pers penyerahan senjata dari masyarakat di halaman Markas Korem 152/Babullah Ternate, Jumat (2/10/2026). (*/NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.