suaramaluku.com – Mutasi dan rotasi kembali dilakukan oleh Jaksa Agung RI, S.T. Burhanuddin, untuk sejumlah jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), Wakil Kajati (Wakajati), Asisten, Kordinator hingga Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di berbagai provinsi dan kabupaten kota.
Mutasi Kejagung tersebut berdasarkan surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 854 Tahun 2025 tanggal 13 Oktober 2025. Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.
“Benar bahwa telah beredar adanya sejumlah mutasi di jajaran kejaksaan,” ungkap Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan, Senin (13/10/2025).
Sesuai SK tersebut, Jaksa Agung merotasi 17 kepala kejaksaan tinggi di berbagai provinsi. Dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku (termasuk Wakajati nya) dan Maluku Utara.
Untuk posisi Kajati Maluku yang baru diisi oleh Rudy Irmawan. Ia saat ini menjabat Direktur Pertimbagan Hukum pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung.
Rudi Irmawan menggantikan Agoes Soenanto Prasetyo yang mendapat tugas baru sebagai Direktur C pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung.
Selain Kajati, Wakajati Maluku yang dijabat Abdullah Noer Deny juga diganti oleh Adhi Prabowo. Abdullah Noer dipromosi sebagai Wakajati Sumatera Utara,
Sedangkan Adhi sebelumnya sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung.
Kemudian posisi Kajati Maluku Utara (Malut) juga berganti. Sufari yang sebelumnya menjabat Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung RI. Dipromosikan ke Kejati Malut gantikan Herry Ahmad Pribadi yang masuki masa purna tugas.
PATTIPEILOHY KEJATI SULUT
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin juga mengangkat Jacob Hendrik Pattipeilohy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut).
Pattipeilohy yang merupakan alumni S1 Fakultas Hukum Unpatti Ambon tahun 1990 gantikan Kajati Sulut saat ini, Andi Muhammad Taufik.
Sebelumnya, Pattipeilohy menjabat Direktur I pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung. Sedangkan Andi Muhammad Taufik mendapat penugasan baru sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan.
Jacob Hendrik Pattipeilohy adalah seorang Jaksa kelahiran Ambon pada 7 September 1966. Ayahnya juga pernah menjabat Kajati Maluku pada 1980 an.
Pattipeilohy meraih S2 nya di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta tahun 2003. Ia merupakan jaksa senior yang sudah menjabat berbagai posisi strategis baik di Kejagung maupun Kejati dan Kejari.
Dia pernah menjabat Asisten Intelejen Kejati Jawa Tengah, Wakajati Sumatera Utara, Wakajati Banten hingga Kajati Sulawesi Tengah sampai 2022, Direktur Ideologi Politik, Pertahanan dan Keamanan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung dan lainnya. (*/NP)






