ANAK MALUKU DI TNI AU; Ada Tiga Jenderal Satu Marga dan Penerbang Turunan Tionghoa Pertama di Indonesia

oleh -65,394 views
oleh

LULUSAN TERBAIK AAU 1970

Anak Maluku yang juga berkarier cemerlang dan penerbang yang dihormati di TNI AU adalah Marsekal Muda (Marsda) TNI Purn Lambert F. Silooy.

Jenderal bintang dua purnawirawan ini merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1970 sehingga memperoleh penghargaan Adi Makayasa. Pendidikannya dilanjutkan di Sekolah Penerbang TNI AU dan lulus tahun 1972 sebagai penerbang tempur dengan call sign “Taurus”.

Pesawat pertama yang dipegangnya adalah pesawat latih Lockheed T-33 T-bird, lalu F-86 Sabre. Saat mengawaki Sabre ini Lambert ikut menjadi anggota tim aerobatik pertama TNI AU, Spirit 78. Ia juga mahir menerbangkan pesawat tempur F-5 Tiger II Skadron Udara 14 yang berpangkalan di Pangkalan Udara Iswahyudi, Magetan.

Silooy sempat juga dipilih ikut pendidikan dan latihan pesawat tempur jet supersonik F-5E Tiger II di Amerika Serikat. Ada tiga pilot dan teknisi yang dikirim TNI AU untuk menguasai jet tempur canggih itu tahun 1979-1980.

Ketika itu, TNI-AU membeli 16 unit Tiger untuk Skadron 14 Wing Udara 300, melanjutkan tradisi supersonik yang sebelumnya pada era Orde Lama mengoperasikan Mikoyan Gurevich MiG-21 “Fishbed” buatan Uni Soviet, sekaligus siap memensiunkan Avro Sabre hibah dari Australia.

Sayangnya, saat ikut pendidikan di Amerika Serikat, Silooy yang merupakan pilot senior berpangkat Kapten Pnb jatuh sakit dan agar program terus berjalan, TNI-AU lantas menggantikannya dengan Kapten Pnb Zeky Ambadar. Ketiga rekannya itu kemudian diberi kode Eagle 01, Eagle 02, Eagle 03 dan Silooy disebut Eagle 04.

Beberapa jabatan penting di kariernya sampai pensiun yaitu Komandan Skadron Udara 14 (1986-1988), Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Iswahjudi, Wakil Komandan Pangkalan Udara Iswahjudi, Komandan Pangkalan Udara Adisucipto 1995-1997), Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AU (1997-1998), Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AU (1998-1999), Asisten Perencanaan KASAU, Asisten Personil KASAU dan Direktorat Jenderal (Dirjen) Kekuatan Pertahanan Dephankam.

No More Posts Available.

No more pages to load.