Maspaitella Kunjungi Warga Yerfer Tual dan Resmikan Pastori Jemaat Warwut

oleh -830 views
oleh

suaramaluku.com – Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Pdt Elifas Maspaitella STh MSi, menahbiskan atau meresmikan Gedung Pastori Jemaat GPM Warwut Klasis Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual, Sabtu (11/3/2023).

“Saya mendapat berkat yang luar biasa karena bisa mengunjungi warga Yerler di Kota Tual yang terkena dampak konflik beberapa waktu lalu. Saya juga bisa bersama warga Desa Taar membuka sasi laut dan ikannya cukup banyak, bahkan saya bisa menangkap ikan dengan tangan sendiri tanpa menggunakan alat bantu,” ungkap Maspaitella.

Ia juga bersyukur bberkesempatan bisa meresmikan pembangunan Pastori Jemaat GPM Warwut Klasis Pulau-Pulau Kei Kecil dan Kota Tual. “Ini sebuah anugerah yang luar biasa dari Tuhan,” katanya.

Pihaknya berharap peningkatan ekonomi serta sumber daya manusia di wilayah ini agar terus didorong, meskipun saat ini banyak anak-anak asal wilayah itu menduduki jabatan-jabatan penting di Propinsi Maluku, seperti kini Ketua DPRD Propinsi Maluku dipimpin oleh anak asal Kei dan jabatan penting lainnya. Karena itu, dia berharap pemerintah, gereja dan masyarakat agar bersatu padu untuk bersama-sama membangun Malra dan Kota Tual.

Maspaitella juga menyampaikan terimakasih kepada 35 orang donatur yang sudah berpartisipasi untuk membangun pastori ini, serta kepada Umat Stasi Warwut yang selalu kerjasama untuk bangun desa Warwut.

Usai pengresmisn dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serta penandatanganan prasasti bangunan tersebut oleh Ketua Sinode dan Bupati Malra.

Selain dihadiri Bupati Malra Hi Taher Hanubun, acara tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Propinsi Maluku Benhur Watubun bersama Anggota DPRD Kabupaten Malra dan Kota Tual dan tamu undangan lainya.

Sementara itu, sebelum dilaksanakan pengresmisn Gedung Pastori Jemaat GPM Warwut itu, diawali dengan kebaktian yang dipimpin langsung emeritus Pdt Iwan Syahilatua S.Th.

Ia diantaranya menyatakan, pengresmisn gedung pastori yang terjadi saat ini karena adanya kemahakuasaan Allah. Allah mengasihi kita, seberat apapun kesulitan kita harus tetap bergantung kepada Allah.

Di Minggu sengsara ketiga ini, kita harus banyak berlutut dan bertekun, sehingga banyak lidah mengaku bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Allah.

“Pengresmisn gedung pastori ini menunjukan bahwa Allah senantiasa menyertai seluruh proses pembangunan, sehingga pentabisan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. (AU)

No More Posts Available.

No more pages to load.