Kenang Anita Lidya Luhulima, Perempuan Keturunan Maluku Ketiga Yang Jadi Dubes RI

oleh -2,878 views
oleh
Almarhumah Anita Lidya Luhulima. (Foto dok).

suaramaluku.com – Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Polandia yang adalah perempuan keturunan Maluku, Anita Lidya Luhulima, telah meninggal dunia di Jakarta pada Sabtu (15/2) malam pukul 22.12 WIB.

Berdasarkan keterangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Warsawa di media sosialnya, Anita Lidya Luhulima meninggal dunia dalam usia 57 tahun (lahir 1 Juni 1967).

“Dengan berat hati KBRI Warsawa menyampaikan berita dukacita, telah meninggal dunia, pada hari Sabtu, 15 Februari 2025 pukul 22.12 WIB, di Jakarta, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Polandia, YM Anita Lidya Luhulima. Semoga almarhum beristirahat dengan tenang,” tulis KBRI Warsawa di akun Instagram-nya, @indonesiainwarsaw.

Anita Lidya Luhulima sudah menjabat sebagai Dubes RI untuk Polandia selama 3 tahun lebih sejak dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2021 berdasarkan Keppres No. 139 P yang ditetapkan pada 16 November 2021. Ketika itu, Anita dilantik bersama 11 Dubes RI lainnya.

Anita Luhulima adalah diplomat karier. Sebelum diangkat jadi Dubes RI untuk Polandia, beliau pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral di Kementerian Luar Negeri RI dan juga pernah bertugas pada Kedubes RI di Inggris.

Untuk diketahui, Anita Lidya Luhulima merupakan perempuan berdarah Maluku ketiga yang menjabat Dubes RI di luar negeri.

Dalam catatan media ini, perempuan berdarah Maluku pertama yang menjadi Dubes adalah Tetty Catherine Antoinette Latupapua. Ia bertugas sebagai Dubes RI di Oslo Norwegia periode 1992 – 1995.

Tetty Latupapua merupakan orang dekat ibu Tien Soeharto, istri penguasa orde baru Presiden Soeharto. Ia sekaligus merangkap juru bahasa ibu Tien Soeharto.

Yang kedua yakni Petronella Margaretha Luhulima. Ia merupakan diplomat senior Indonesia yang menjabat berbagai jabatan penting di Kemenlu RI maupun di luar negeri.

Bahkan Petronela Luhulima sempat dipercaya menjabat Dubes RI dua kali yaitu di Stockholm, Kerajaan Swedia pada periode 1989 – 1992. Selanjutnya di Helsinki Finlandia merangkap Estonia periode 1996 – 1999.

Sebelumnya, ia juga bertugas sebagai Wakil Dubes RI di Brussel Belgia 1987 – 1989 dan Direktur Hubungan Eropa Kemenlu RI di Jakarta 1992 – 1994.

Selama berkiprah menjadi Dubes RI di Polandia, Anita Luhulima telah memimpin KBRI Warsawa dalam mempromosikan kerja sama perdagangan, investasi, serta memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Indonesia di Polandia secara intensif.

Almarhum memiliki empat saudara dan ayahnya, A. O. Luhulima, bekerja dan ditugaskan di Bank Nasional Indonesia (BNI) cabang Tokyo, yakni dari 1974 sampai 1975 dan kemudian dari 1983 – 1986

Karena itu, Anita Luhulima menempuh pendidikan di Sekolah Republik Indonesia di Tokyo. Ia melanjutkan pendidikan S1 Jurusan Hubungan International di Universitas Parahyangan Bandung, dan kemudian S2 di Universitas Tufts Boston. (NP)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.