Ketum PGI: 80 Tahun RI, Gereja Harus Jadi Garam dan Terang Bagi Negeri

oleh -2,089 views
oleh

suaramaluku.com – Salam sejahtera dalam kasih Kristus. 80 tahun sudah Indonesia berdiri sebagai bangsa merdeka, sebuah anugerah Tuhan yang patut disyukuri dengan penuh sukacita dan tanggung jawab.
Demikian refleksi singkat yang disampaikan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt Jacky Manuputty STh yang diterima media ini, Sabtu (16/8/2025).

Menurutnya, dalam perjalanan panjang menuju kemerdekaan, umat Kristen dan gereja-gereja di Indonesia telah turut ambil bagian: berdoa, berjuang, dan berkorban bersama seluruh elemen bangsa.

Dari medan pertempuran hingga ruang pengabdian, dari mimbar doa hingga meja pendidikan, umat Kristiani telah menorehkan jejak kasih dan pengharapan dalam sejarah bangsa ini.

Kini, dalam era kemerdekaan yang terus bertumbuh, gereja-gereja di Indonesia tetap berkomitmen untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

“Kami percaya bahwa panggilan orang percaya bukan hanya untuk menjadi saksi iman, tetapi juga menjadi terang dan garam bagi negeri ini, menyatakan kasih yang menyembuhkan, kebenaran yang membebaskan, keadilan yang menegakkan harkat manusia, dan pengharapan yang melampaui batas-batas perbedaan,” ungkapnya.

Di tengah tantangan zaman, kami menyerukan kepada seluruh umat Kristen di Indonesia: mari terus berdiri teguh sebagai pelayan kasih dan pembawa damai.

Jadilah suara yang membela yang lemah, tangan yang menolong yang tertindas, dan hati yang merangkul semua anak bangsa tanpa memandang latar belakang.

Dirgahayu Republik Indonesia ! Tuhan memberkati bangsa ini dengan hikmat, kesatuan, dan damai sejahtera.
Gereja-gereja di Indonesia akan terus berjalan bersama negeri ini, dalam doa, karya, dan kasih.

Merdeka ! (*/NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.