suaramaluku.com – Dua perwira berdarah Maluku di jajaran TNI AL yaitu Kolonel Laut (S) Yoddi Marantika dan Laksamana Pertama (Laksma) TNI Yosua Dominggus Aipassa, mengalami pergeseran posisi yang berbeda.
Pergeseran tersebut sesuai Salinan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep 1102/VIII/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia, tertanggal 15 Agustus 2025.
Terkait dengan itu, sebanyak 67 Perwira Tinggi (Pati) TNI AL melaksanakan Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bertempat di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2025).
Dari laporan naik pangkat tersebut, 44 orang diantaranya Kolonel pecah bintang satu atau promosi jadi Laksamana Pertama (Laksma).
Mereka merupakan bagian dari rombongan 177 pati TNI yang melakukan lapor naik pangkat pada hari yang sama sesuai tertuang dalam Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1907/IX/2025 tanggal 22 September 2025.
Dari total 177 perwira, terdiri atas 65 Pati TNI Angkatan Darat, 67 Pati TNI Angkatan Laut, dan 45 Pati TNI Angkatan Udara. Jumlah pati TNI AL kali ini lebih hanyak dari TNI AD yakni 67, karena adanya validasi organisasi.
Dari laporan kenaikan pangkat itu, terdapat nama perwira berdarah Maluku Kolonel Laut (S) Yoddi Marantika yang pecah bintang satu jadi Laksma TNI.
Ia sebelumnya menjabat Staf Ahli D Jemen (Luar Formasi) dipromosi ke Mabes TNI AL sebagai Staf Ahli Kasal Tingkat II Bidang RB.
Selain itu, Marantika juga pernah jabat Kepala Keuangan Wilayah Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan berdinas di Dinas Keuangan Angkatan Laut (Diskual) sebagai Kasubdis Garbia.
Yoddi Marantika adalah alumni Akademi Angkatan Laut tahun 1993 angkatan 39 serta sempat bertugas sebagai Ketua Tim Inspektorat Jenderal (Irjen) TNI dalam berbagai kegiatan.
YOSUA DOMINGGUS AIPASSA
Sementara itu, putra Maluku lainya yakni Laksamana Pertama (Laksma) TNI Yosua Dominggus Aipassa juga terkena pergeseran posisi, karena ditugaskan ikut pendidikan.
Jabatannya sebagai Komandan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Dankoppeba) Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) diserahkan kepada penggantinya, Laksma TNI Liber Sihombing.
Aipassa selanjutnya dimutasi sebagai Staf Ahli Kasal lantaran ditugaskan mengikuti Pendidikan P3N Angkatan XXVI Lemhanas RI tahun 2025.
Dia merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-XL/tahun 1994.
Aipassa juga pernah menjabat salah satu satuan elit TNI AL yaitu Komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Dansat Kopaska) Armada 1 RI di Jakarta. (NP)






