Pemilihan Ketum dan Sekum PB AMGPM di Kongres ke-30 Terpusat di Jemaat Passo Anugerah

oleh -1,188 views
oleh

suaramaluku.com – Pemilihan Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Besar (PB) Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) periode 2025-2030 akan berlangsung di Gedung Gereja Jati, Jemaat Passo Anugerah.

Sesuai jadwal, proses pemilihan Ketum dan Sekum akan dilakukan pada Kamis, 16 Oktober 2025.

AMGPM Daerah Pulau Ambon Timur (Dapuati), yang menjadi tuan dan nyonya rumah Kongres ke-30 ini melalui Ketuanya, Alfred Loupatty kepada MC-KPAT, menjelaskan, prinsipnya Dapuati telah siap menyukseskan agenda lima tahun tersebut secara maksimal.

Hal ini didukung penuh oleh Majelis Pekerja Klasis (MPK) Pulau Ambon Timur, serta persiapan panitia yang sangat luar biasa, untuk semua proses yang akan terjadi tersebut.

Dalam koordinasi dengan MPK KPAT, maka peserta kongres XXX AMGPM yang terdiri utusan daerah dari Maluku dan Maluku Utara, dengan rincian peserta biasa 8 orang per daerah dan peserta luar biasa 7 orang ditambah unsur PB dan kordinator wilayah dan unsur lainnya.

”Jadi ada sekitar 500 peserta yang akan berkongres pada 12-17 Oktober nanti,” jelasnya.

Alfred Loupatty menambahkan, dalam kordinasi bersama dengan MPK KPAT juga, maka jemaat-jemaat yang ada, akan menerima peserta dan tinggal di rumah-rumah anggota jemaat.

”Ini sebagai bentuk atau bagian dari jemaat-jemaat di KPAT yang memiliki kongres itu sendiri,” tegasnya.

Peserta akan ditempatkan di Jemaat Baitrafa Suli, Jemaat Gideon, Jemaat Passo, Passo Anugerah, Passo Utara, Lateri, Halong, Latta, Halong Anugerah dan Jemaat Gatik.

”Ada sekitar 10 jemaat di KPAT yang menerima tamu peserta kongres,” akunya.

Dipaparkannya, upacara pembukaan akan digelar di The Natsepa Hotel, dan penutupan serta pemilihan Ketua dan Sekretaris Umum PB AMGPM periode 2025-2030 akan dilaksanakan di Gedung Gereja Jati, Jemaat GPM Passo Anugerah.

”Kita berdoa bersama, semoga nanti saat sesi pemilihan Ketum dan Sekum nanti, tidak ada intervensi dari pihak mana pun, tetapi betul-benar kepemiminan yang lahir dari hati nurani dari kualitas murni AMGPM, sehingga pengurus yang terakomidir nanti adalah mereka yang terpanggil untuk mengabdi dan menjad garam dan terang dunia.

”Saya yakin, karena ini pekerjaan Tuhan, maka semua proses akan selalu didorong dan dituntut oleh Tuhan sebagai kepala organisasi AMGPM,” tutupnya.

HARAPAN WALIKOTA

Sementara itu, sebelumnya Ketua Panitia Kongres ke-30 AMGPM yang juga Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara matang.

Menurutnya, Dapuati Ambon siap menjadi tuan rumah Kongres ke-30 AMGPM yang diselenggarakan pada 12-17 Oktober 2025.

“Kami mulai menerima kedatangan peserta dari berbagai daerah. Kami menyiapkan akomodasi dengan melibatkan jemaat-jemaat setempat agar suasana kekeluargaan tetap terjaga,” ujar Wattimena, kepada MC-KPAT di Ambon, Senin (6/10/2025).

Ia berharap seluruh rangkaian kongres dapat berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan doa dari seluruh masyarakat.

Kongres ini tidak hanya menjadi pusat evaluasi dan penyusunan program kerja AMGPM ke depan, tetapi juga menjadi momen penting dalam dinamika estafet kepemimpinan di tingkat pusat.

“Harapannya, AMGPM dapat menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus mempersiapkan kepemimpinan yang berkelanjutan,” ujar Wattimena. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.