Amboina Internasional Music Festival Dibuka, Walikota Sambut Tamu Lima Negara

oleh -1,415 views
oleh

suaramaluku.com – Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena buka event Amboina Internasional Music Festival (AIMF), yang dihadiri para tamu mancanegara yang tergabung dalam jaringan Kota Musik yakni; Korea Selatan, Suphanburi Thailand, Ippoh Malaysia, Belanda, dan Yunani, di Zeist Hotel, Kamis (30/10/2025).

Kedatangan delegasi kelima negara ini, dalam rangka mengikuti serangkaian kegiatan menyongsong peringatan ulang tahun Ambon City of Music (ACOM), 31 Oktober 2025.

“Dalam rangka peringati hari ulang tahun yang keenam Ambon City of Music, tahun 2025 dengan penuh sukacita saya sambut dan sampaikan selamat datang kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam AIMF 2025 dari Korea Selatan, Suphanburi Thailand, Ippoh Malaysia, Belanda, dan Yunani,” ucapnya.

Event ini, menurutnya, bertujuan untuk perkuat posisi Ambon sebagai kota kreatif berbasis .usik versi UNESCO melalui diplomasi budaya, pertunjukkan musik lintas negara, serta pemberdayaan ekosistem kreatif lokal.

Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum, strategi dalam mendorong pembangunan Kota yang berkelanjutan sejalan dengan SDG’s 2030.

“Penyelenggaraan AIMF dan Asian Music City Forum ini jadi acara unggulan yang diakui UNESCO karena berikan dampak luas bagi kota-kota kreatif di Asia. Tentunya ini tanggungjawab yang harus dikerjakan bersama antara Ambon Music Office (AMO) dan Pemkot agar terselenggara kembali,” jelasnya.

Walikota juga berharap melalui kegiatan ini seluruh musisi di kota ini mendapat ruang yang cukup untuk menunjukkan hasil karya mereka.

“Kami berharap melalui event ini akan tercipta ruang yang cukup bagi para pelaku musik di kota ini untuk ekspresikan karya-karya mereka,” tandasnya.

AIMF 2025 ini digelar Pemkot Ambon bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI ini jadi bagian dari peringatan HUT ke-6 Ambon City of Music.

Sementara itu, Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenparekraf, Agustini Rahayu menyoroti pentingnya transformasi digital di industri musik.

Usai pembukaan, malam harinya dilanjutkan dengan konser seni musik dan budaya bertempat di Taman Budaya Maluku, di kawasan Karangpanjang. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.