suaramaluku.com – Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan di Maluku digelar, hari ini Minggu 2 November 2025 di Hotel Santika Premiere, Ambon.
Informasi yang diterima dari internal DPD, tiga petinggi partai datang ke Ambon yakni Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto, Ketua Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Dolfie Othniel Frederic Palit.
Selain Konferda DPD PDI Perjuangan Maluku yang akan ditetapkan ketua, juga ada Konfercab untuk tiga cabang yaitu Kota Ambon, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB).
Sesuai mekanisme partai, pencalonan Ketua DPD dan DPC PDIP sudah dilakukan secara internal dan dipilih tiga orang untuk diusulkan ke Ketua Umum DPP PDIP untuk ditetapkan.
“Jadi, besok langsung pengumuman nama (ketua) oleh Pak Sekjen. Karena proses calon sudah sejak empat bulan lalu. DPD maupun DPC ada tiga calon samua,” ungkap sumber media ini, Minggu (1/11/2025).
Dari tiga nama usulan untuk Ketua DPD, petahana Benhur Watubun disebut berpeluang besar kembali dipilih menjadi Ketua DPD PDIP Maluku, karena prestasinya menangkan Pemilu Legislatif dan meningkatkan perolehan kursi di DPRD Maluku.
Sedangkan untuk Ketua DPC PDIP Kota Ambon, dari tiga nama yang diusulkan masih terdapat nama petahana Gerald Mailoa. Dia juga disebut berpeluang terpilih kembali.
Untuk diketahui, sebelumnya pada Kamis (30/10/2025), DPD PDIP Maluku mengadakan jumpa pers. Melalui fungsionarisnya, Jafry Taihutu menyebut bahwa DPD telah usulkan nama-nama calon ketua untuk ditetapkan oleh DPP.
“Seluruh proses dan tes calon pimpinan telah dilakukan di Jakarta. Kami tinggal menunggu keputusan resmi yang akan diumumkan Sekjen saat Konferda,” ungkap Taihutu.
Ia menegaskan bahwa seluruh kader PDIP Maluku siap menerima keputusan partai.
“Yang pasti, kami akan terus bekerja membumikan ideologi partai kepada masyarakat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat Maluku,” tutupnya.
Tema Konferda dan Konfercab Se-Maluku 2025 ini adalah “Kedaulatan Maritim Maluku, Jalan Politik Perjuangan Kerakyatan Menuju Keadilan Sosial”. (SM-05)







