Gawang Mini Walikota Cup 2025 di Galala, Peserta Membludak Capai 192 Tim

oleh -527 views
oleh

suaramaluku.com – Turnamen sepakbola gawang mini perebutkan Walikota Cup 2025 kembali digelar di Lapangan Negeri Galala, Sabtu (6/12/2025) malam.

Kejuaraan tersebut resmi dibuka oleh Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Ia didampingi istrinya sekaligus Ketua Umum KORMI Kota Ambon, Ny Lisa M. Wattimena.

Hadir pula, Kadis Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pemkot Ambon Richard Luhukay, Anggota DPRD Kota Ambon Lucky Upulatu Nikijuluw, Pemerintah Negeti Galala, jajaran pengurus KORMI Kota Ambon, dan masyarakat yang datang menyaksikan laga pembuka.

Walikota menekankan bahwa, olahraga rekreasi memiliki peran besar dalam membentuk ruang berekspresi yang sehat bagi generasi muda Ambon.

“Sepakbola gawang mini bukan hanya soal gelar juara. Ini tentang tumbuh bersama, belajar bersaing dengan sportif, dan menjaga hubungan sosial agar tetap harmonis,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon mendukung seluruh inisiatif yang memberi manfaat bagi anak muda, termasuk sepakbola gawang mini yang berkembang pesat di berbagai komunitas.

“Semua cabang olahraga akan mendapat perhatian yang sama. Tahun depan kita siapkan turnamen pembinaan kelompok usia dan turnamen umum agar setiap talenta memiliki kesempatan berkembang,” tambahnya.

Kadispora Kota Ambon, Richard Luhukay, dalam laporannya menyebut Walikota Cup 2025 mengalami lonjakan peserta terbesar dalam penyelenggaraan turnamen olahraga rekreasi di Kota Ambon.

“Dari 64 tim di tahun lalu, melonjak menjadi 192 tim tahun ini. Ini menandakan olahraga rekreasi semakin memasyarakat dan digemari anak muda,” jelasnya.

Turnamen dijadwalkan berlangsung selama 43 hari dalam 7 putaran pertandingan, dengan kemungkinan penyesuaian jika cuaca kurang mendukung.

Selain peserta dari dalam kota, terdapat pula tim yang datang dari luar Ambon seperti dari Dobo, menambah iklim kompetisi yang lebih beragam.

Walikota menitipkan harapan khusus kepada wasit dan panitia agar menjaga netralitas dan profesionalitas selama kompetisi berjalan.

“Yang adil dan tegas di lapangan akan melahirkan pertandingan yang sehat, penonton yang nyaman, dan pemain yang semakin matang,” tegasnya. (*/SM-12)

No More Posts Available.

No more pages to load.