Setahun Menjabat, 17 Program Prioritas Walikota dan Wawali Ambon Mulai Terealisasi

oleh -646 views
oleh

suaramaluku.com – Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengungkapkan selama setahun menjabat dirinya bersama dengan Wakil Walikota (Wawali), Elly Toisuta telah berupaya untuk merealisasikan 17 program prioritas dengan baik.

Hal ini disampaikannya saat berpidato pada rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian LKPJ Tahun 2025, di ruang rapat Baileo Rakyat, Selasa (31/3/26).

“Program-program ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah sekaligus mendorong peningkatan pembangunan daerah sekaligus kesejahtaraan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dikatakan, program-program ini tetap memperhatikan prinsip pemerataan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, sesuai dengan dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Ambon tahun 2023-2026.

“Kami berharap pembangunan daerah dapat berjalan secara terarah, terukur dan memberikan dampak yang nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kemajuan Kota Ambon secara keseluruha,” pungkasnya.

17 PROGRAM TERLAKSANA 

Pertama; Akses air bersih kepada masyarakat. Perluasan distribusi wilayah Passo Transit, amplas, Kezia, Halong. Pergantian pompa, Lateri, Batu Gajah, Pulugangsa, Halong atas, Waimahu. Kerjasam dengan PT. Pelindo untuk suplai air bersih ke Pelabuhan, pengembangan jaringan pipa di Sembilan lokasi, perbaikan kebocoran dan pengembangan jaringan pada lima lokasi, dan pembangunan sarana dan prasarana air bersih di 16 lokasi.

Kedua; Pengelolaan Persampahan dan Penataan Lingkungan. Kerja sama dengan Bank Sampah induk Bumi Lestari. Pemasangan trash boom, penambahgan delapan Dumptrack, satu Compactor, satu Eksavator. Pembangunan 19 collection point (TPS), penempatan 50 Wastebin pada lokasi TPS. Pembagian 400 tempat sampah pada sekolah-rumah, tempat iabadah dan perkantoran. Pembenahan TPA dan Open Dumping ke Control Landfill. Rata-rata jumlah sampah tertangani sebanyak 176,43 Ton/Hari.

Ketiga; Mengurangi Kemacetan Melalui Pembangunan Jalan Alternative, Rekayasa Lalu Lintas dan Penataan Transportasi Republik. Pemeliharaan traffic light, rambu jalan dan marka jalan pada 12 jalan utama Kota Ambon. Kegiatan oenataan MRLL (Swipping gabung darat) dilaksankan setiap bulan. Pentaan terminal A1 dan A2, penyediaan tempat parkir motor di bekas pasar apung dengan kapasitas 600 motor. Penetapan 30 ruas lahan parkir resmi sesuai surat Keputusan (SK) Wali Kota Ambon Nomor 6937 Tahun 2025.

Keempat; Pentaan jalan, Pasar, Pemukiman Kumuh Perbaikan Fasilitas Umum dan Fasilitas Pelayanan Publik yang Ramah Disiabilitas. Pembangunn dan peningkatan jalan aspal di Rutong, Halong, Batu tagepe, Batu Merah, Passo, Talaga Raja, Lorong Amantelu dan Karier. Pembanguanan Jembatan Lingkungan Batu Gajah, Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan di hative Kecil, Karang Panjang, Tawiri, Passo, dan Philip Latuhamina. Pengadaan dan pemesangan lampu jalan lingkungan di 29 titik lokasi.

Perbaikan taman bermain anak, perbaikan rumah tidak layak huni di sejumlah lokjasi. Rehabilitas pasar arumbae, pembangunan sumur bor besar pasar ole-ole, pemasangan kanopi dan folding gate pasar rumah tiga. Pemeliharaan pasar Gedung puth, pengadaan portal parkir pasar tagalaya.

Kelima; Penyediaan lapangan Kerja melalui kemudahan Investasu Pengembangan UMKM, bantuan Modal Usaha, Serta Kemudagan Akses lapangan kerja Bagi Penyandang Disabilitas. Tersertifikasinya pengurus, pengawas dan pengelola koperasi sesuai standart kompetensi kerja nasional (SKKM) poada 40 koperasi. 50 koperasi merah putih telah memiliki akta hkum dan 23 koperasi merah putih telah memiliki lahan untuk pembangunan Gedung koperasi.

Fasilitas sertifikasi standarisasi usaha mikro pada 30 UMKM. Pengembangan usaha mikro pada 7115 UMKM. Penyerahan kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan kepada pelaku usaha UMKM. Penyerahan bantuan perikanan 12 kelompok usaha bersama (KUB). Pengedaan 80 Booth Container dan 200 etalase untuk UMKM. Pelatihan computer untuk 24 orang disabilitas dan pelatihan healing bagi 150 orang disabilitas.

Keenam; Program Pelayanan Publik yang Mudah dan Terjangkau Melalui Mall Pelayanan Publik dan Bebas Pungli. Jumlah izin yan terbit Tahun 205 sebanyak 11. 417 izin. Tahun 2026 sebanyak 907 izin. Jumlah NIB yang terbit Tahun 2025 sebanyak 8. 287 izin. Tahun 2026 sebanyak 169 izin. Indeks kepuasan masyarakat 87,56 persen dan realisasi investasi sebesar Rp 269, 14 Miliar.

Ketujuh; Membangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Guna Mendukung Program Ambon City of Music. Sebanyak tujuh event telah dlasknakan di Tahun 2025, dengan melibatkan 176 UMKM. PDRB Ekonomi Kreatif tercatat sebesar Rp. 150. 079. 673. 912, 66,- . bantuan sertifikat hak cipta (HAKI) perlindungan hukum.

Kedelapan; Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan yang Berkualitas. Sebanyak 17 SPPG telah melayani 46, 909 siswa dalam program makanan bergizi gratis (MBG). Capaian rapor penddikan Kota Ambon rata-rata di angka 75,1 (Tuntas Pratama). Angka partisipasi 5-6 Tahun 59, 11 persen. 68 sekolah telah menerima BOS kinerja, 119 SD dan 32 SMP telah menggunakan kurikulum music. Pemberian kartu Ambon pintar untuk siswa 752 siswa penerima. Capaian UHC Kota Ambon 98,65 persen atau (356.062 Jiwa), jumlah kasus stunting 272 (terendah sejak Tahun 2021).

Kesembilan; Peningkatan PAD Mealui Intesifikasi Sumber-Sumber Pendapatan. Realisasi PAD Tahun 2025 Rp. 225. 541. 387. 849,- upaya peningkatan PAD melalui pemasangan penagihan piutang PBB, pemasangan 250 alat perekam pajak online pada hotel, restoran, and tempat hiburan, sweping opsen PKB bekerjasama dengan bapenda Provinsi Maluku.

Kesepuluh; Walikota Jumpa Rakyat (WAJAR) Sebagai Wadah Perjumpaan Rakyat dengan Pemimpinnya. Dilaksanakan 24 kali selama Tahun 2025, dihadiri 256 pelapor dengan 335 pengaduan, 95 laporan masyarakat melalui SPAN Lapor, 925 laporan pengaduan masyarakat melalui Omnichannel, Kerjasama dengan 106 nmedia pada Tahun 2025, meningkat menjadi 117 media di Tahun 2026. Kaluar Bacarita, Implementasi wajar di Desa/Negeri dan Kelurahan telah dilakukan sebanyak 21 kali.

Kesebelas; Pengembangan Konsep Parawisata Terintegrasi. Jumah kunjungan wisatawan sebanyak 102. 239 jiwa baik mancanegara maupun domestic. Tingkat penghunian kamar (TPK) Tahun 2025 sebesar 41, 39 persen.

Keduabelas; Penataan Birokrasi yang Kapabel, handal dan Bersih dab Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Pelaksanaan Job Fit dan seleksi rerbuka jabatan pimpinan tinggi pratama, pelantikan PPPK Tahap satu dan dua serta PPPK paruh waktu; Program, jaga desa dan jaga sekolah. Indeks pelayanan publik Tahun 2025 sbesar 4, 06 persen. Kepatuham pelayanan publik kualitas tinggi, opini BPK wajar dengan pengecualian, nilai MSCP KPK sebesar 79, 28 persen.

Ketigabelas; Melanjutkan Pengembangan Ambon Smart City. Launching dan implementasi call center 112, evaluasi smrt city bersama Komdigi Pemasangan dan pemeliharaan CCTV di 57 titik lokasi, pembuatan akun tandatangan elektronik (TTE) bagi OPD, penyediaan sertifikat elektronik (SSL) untuk keamanan website, dan pembentukan website computer security incident response team (CSIRT).

Keempatbelas; Penanggulangan kemiskinan Melalui Kegiatan Pemberdayaan, Hibah dan Bansos. Bantuan Sosial untuk 836 keluarga miskin; pemakaman untuk 30 orang anak terlantar dan disabilitas; penyediaan alat bantu kepada 30 orang penyandang disabilitas; bantuan motor tempel dan Gill Net serta keramba; Program beta (Bakukele Pekerja Rentan Ambon).

Kelimabelas; Penguatan Peran Lembaga Keagamaan, FKUB, Pemberian Insentif Tuagama, Penjaga Gereja, Masjid, Pura, Wihara dan unsur lainnya sesuai kemampuan keuangan.

Keenambelas; Penguatan Peran Pemuda dan Industri Kreatif. Percepatan akses keuangan untuk ekonomi kreatif bersama OJK; Workshop konten digital, peluang bisnis online, manajemen talenta nasional (MTN), pelantikan TIM RTP Wainitu, pelatian Wirausaha Muda (Ambon Creative Preneur).

Ketujuhbelas; Fasilitas Penguatan Peran Lembaga Adat, OKP, LSM Forum Anak, Organisasi Paguyuban dan Organisasi Kemasyarakatan Lainnya. 28 Ormas telah ditetapkan legalitas nya untuk beroperasi di Kota Ambon, bantuan hibah telah diberikan kepada ormas sosialisasi pencegahan kebakaran, 98 kasus kebakaran telah tertangani, pembinan terpadu kampung KB, pelaksanaan forum anak dan musrenbang anak, penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA); penataan posyandu dan bumdes, pembinaan kader pembangunan manusia, fasilitas kegiatan PKK, forum anak Kota Ambon meraih penghargaan Dafa Awrad dari Kementerian PPA. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.