Iran Tak Terkalahkan dan Eks Juara Dunia “Pulkam”, Afrika Bikin Kejutan

oleh -1,932 views
oleh

suaramaluku.com – Babak penyisihan 12 grup Piala Dunia (Pildun) 2026 yang melibatkan 48 negara di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat, telah berakhir.

Hasilnya, mengejutkan dan dramatis. Pasalnya, perebutan juara dan runner up grup sebanyak 24 tim berlangsung seru. Ada juga persaingan merebut kuota 8 jatah peringkat tiga terbaik untuk lolos menjadi 32 Besar.

Di fase partai akhir grup inilah, perburuan juara dan runner grup serta peringkat tiga terbaik, memakan “korban”. Sebab, ada tim yang harus rela “pulang kampung” alias Pulkam pasca hasil pertandingan partai terakhir.

Siapa korbannya yang paling tragis ? Itulah yang dialami salah satu wakil Asia, timnas Iran. Mereka tidak pernah terkalahkan dari tiga laga, tetapi juga tanpa kemenangan. Jadi Iran cuma peroleh point 3.

Tiga kali draw. Di partai perdana lawan Selandia Baru skor 2-2. Lalu mampu tahan tim unggulan Belgia 0-0. Pada laga ketiga, Iran imbang 1-1 dengan Mesir. Akhirnya, Belgia juara Grup G, Mesir runner up dengan sama-sama point 5 tapi beda selisih gol.

Iran sebenarnya peluang jadi salah satu tim peringkat tiga terbaik. Sayangnya, tujuh tim yang lolos miliki koleksi point 4. Sehingga tiket terakhir mereka kalah selisih gol dari Senegal yang punya plus 2, Iran cuma O. Meski sama-sama koleksi point 3.

Kegagalan Iran lolos ke 32 besar Pildun 2026 juga akibat hasil di Grup J, antara Aljazair dan Austria yang berakhir imbang 3-3 di Arrowhead Stadium, Minggu (28/6). Keduanya sukses meraih point 4 untuk lolos.

EKS JUARA DUNIA 

Sementara itu, eks juara Pildun dua kali tahun 1930 dan 1950, timnas Uruguay di Grup H juga alami nasib buruk dan harus angkat koper segera untuk Pulkam.

Nasib Uruguay ditentukan pada partai terakhir lawan Spanyol, sesama mantan juara dunia. Tapi yang terjadi, Spanyol menang tipis 1-0. Membuat mereka juara grup dengan point 7.

Ironisnya. Uruguay yang punya nama besar, di dua partai lainnya hanya main draw lawan Arab Saudi 1-1 dan pendatang baru Tanjung Verde 2-2.

Dengan hanya point 2 Uruguay gagal ke babak 32 Besar, sedangkan Tanjung Verde meski cuma point 3 lolos otomatis sebagai runner up grup.

Yang cukup sedih. Menimpa salah satu wakil Asia, Korea Selatan. Akhirnya turut ikut Pulkam. Penyebabnya, mereka sama-sama miliki point 3 dengan Senegal untuk merebut tiket terakhir 8 tim peringkat tiga terbaik.

Namun Senegal unggul selisih gol plus 2. Sedangkan Korsel miliki selisih gol minus 1. Akhirnya wakil Asia hanya diwakili Jepang dan Australia di babak 32 Besar.

AFRIKA BIKIN KEJUTAN

Sementara itu, benua Afrika catatkan rekor luar biasa dengan mengirimkan 10 wakil (termasuk satu melalui play-off) di Pildun 2026. Dari jumlah itu, 9 dari 10 negara Afrika sukses maju ke babak 32 besar atau fase gugur.

Wakil benua Afrika yang lolos babak knock out adalah Mesir, Pantai Gading, Maroko, Tanjung Verde, Senegal, Ghana, Afrika Selatan, Aljazair dan Kongo.

Performa luar biasa tim-tim Afrika ketika 9 negara berhasil menembus fase gugur, merupakan rekor baru dalam sejarah sepakbola benua tersebut.

Satu-satunya tim Afrika yang kandas di fase grup adalah Tunisia. Keberhasilan masif ini tidak lepas dari penambahan kuota peserta turnamen menjadi 48 negara. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.