Fase Persaingan Eks Juara dan Calon Juara Baru di Pildun 2026

oleh -1,994 views
oleh
Lionel Messi dan kiper Tanjung Verde, Vozinha. (dok)

suaramaluku.com – Persaingan makin seru, menarik dan menegangkan terjadi di babak 16 Besar Piala Dunia (Pildun) 2026 untuk lolos ke 8 Besar.

Tim-tim tidak diunggulkan mampu beri kejutan kepada lawannya. Kubu tim eks juara dunia, kini dapat perlawanan dari tim yang tampil mengejutkan dan berpeluang lolos ke 8 Besar, bahkan kemungkinan ke semifinal atau 4 Besar terbuka.

Dimulai oleh si “kuda hitam” Maroko. Achraf Hakimi dkk sukses bungkam salah satu tuan rumah Pildun 2026, Kanada dengan skor telak 3-0. Mereka juga mampu memulangkan Belanda di babak 32 Besar dan imbangi Brasil 1-1 di penyisihan grup.

Bermaterikan skuad pemain yang mayoritas bermain di liga-liga top Eropa, Maroko jadi “monster” yang bisa saja menghantam tim kuat manapun.

Fase persaingan berikutnya, terjadi saat tim kuat Prancis dipaksa bermain ekstra maksimal oleh Paraguay. Itu pun Prancis cuma menang 1-0 melalui tendangan penalti.

Sayangnya, Paraguay saat lawan Mbappe dkk tampil kurang elok, bertahan total alias “parkir bis” dan agak keras menjurus kasar. Namun sebelumnya mereka sukses pulangkan Jerman di 32 Besar melalui adu penalti.

Yang paling mengejutkan dunia sepakbola adalah penampilan elegan dari wakil Afrika, Tanjung Verde saat hadapi tim favorit Argentina di 32 Besar.

Tanjung Verde negara kecil berpenduduk hanya sekitar 500.000 jiwa ini, mampu bendung Lionel Messi dkk dan memaksa bermain hingga extra time 120 menit.

Kipernya Vozinha, bahkan sempat membuat Messi frustasi dan memuji aksinya dalam penyelamatan gawangnya. Tanjung Verde pulang kampung dengan kepala tegak. Mereka cuma kalah 2-3 dari Argentina.

Ada nuansa menarik dan langka. Lionel Messi yang jarang buka jersey nya usai laga untuk berikan kepada lawan. Kali ini rela berikan jersey nya untuk Vozinha. Di ruang ganti, para pemain Tanjung Verde juga datangi Messi untuk foto bersama. Itulah sepakbola, sportifitas di atas segalanya.

Di partai Meksiko vs Inggris, juga terjadi pertarungan sengit. Tuan rumah mampu berikan perlawanan maksimal kepada Harry Kane dkk di Stadion “sakral” Azteca.

Stadion yang terletak di atas ketinggian itu, pernah jadi saksi kehebatan dua pemain legendaris jadi juara dunia yakni Edson Arantes do Nascimento yang lebih populer disebut Pele (Brasil) tahun 1970 dan Diego Armando Maradona (Argentina) tahun 1986.

Namun faktor pengalaman dan kedalaman skuad asuhan Thomas Tuchel, membuat Inggris sukses meredam serangan Meksiko dan menangkan pertandingan dengan skor 3-2, meski dibawah tekanan suporter tuan rumah.

Kejutan lain yang heboh. Ketika juara dunia 5 kali Brasil, harus takluk 1-2 pada tim “dinamit” baru Norwegia hanya dalam 90 menit waktu normal, oleh dua gol striker Erling Haaland yang total sudah cetak 7 gol samai Kylian Mbappe dan Lionel Messi.

Casimiro dkk menerima kenyataan pahit, mereka pulang kampung dan itulah Pildun terakhir bintang Brasil, Neymar yang sempat cetak gol buka harapan tetapi semuanya pupus. Plus kegagalan penalti Guimaraes, lengkaplah derita skuad asuhan Carlo Ancelotti.

Dengan demikian, kini dua tuan rumah FIFA World Cup 2026 yakni Kanada dan Meksiko telah tersingkir. Tersisa Amerika Serikat yang akan ditantang Belgia di babak 16 Besar.

Selain itu, dengan telah gugurnya tiga tim mantan juara dunia yaitu Uruguay, Jerman dan Brasil. Maka tersisa empat tim eks kampiun yakni Argentina, Prancis, Spanyol dan Inggris.

Apakah keempat tim itu akan menambah gelar juara dunia mereka? Ataukah muncul juara baru di Pildun 2026 ini?

Itu semua akan terlihat nanti apakah dewi fortuna alias keberuntungan berpihak tidak pada tim-tim eks juara atau calon juara baru seperti Maroko, Norwegia, Amerika Serikat, Portugal, Kolombia, Mesir, Belgia dan Swiss.

Jadi, mari kita tunggu hasil akhir babak 16 Besar. Karena ketika memasuki 8 Besar, lebih mudah prediksi siapa yang lolos ke 4 Besar bahkan jadi finalis. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.