Anita Lidya Luhulima, Perempuan Maluku Ketiga yang Jadi Dubes RI

oleh -1.544 views
Anita Lidya Luhulima dan Almarhumah Petronela Margaretha Luhulima. dokumen

suaramaluku.com – Sebanyak 12 calon duta besar (Dubes) luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) RI dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara Jakarta, bersamaan dengan pelantikan Panglima TNI, KSAD, dan Kepala BNPB yang baru, Rabu (17/11/2021).

Salah satu Dubes yang dilantik adalah Anita Lidya Luhulima, yang tugaskan sebagai Dubes LBBP RI berkedudukan di Warsawa, Polandia.

Anita Luhulima adalah diplomat karier yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI dan juga pernah bertugas pada Kedubes RI di Inggris.

Dengan pelantikan tersebut, maka Anita Lidya Luhulima merupakan perempuan berdarah Maluku ketiga yang menjabat Dubes RI di luar negeri.

Dalam catatan media ini, perempuan berdarah Maluku pertama yang menjadi Dubes adalah Tetty Catherine Antoinette Latupapua. Ia bertugas sebagai Dubes RI di Oslo Norwegia periode 1992 – 1995.

Tetty Latupapua merupan orang dekat ibu Tien Soeharto, istri penguasa orde baru Presiden Soeharto. Ia sekaligus merangkap juru bahasa ibu Tien Soeharto.

Yang kedua yakni Petronella Margaretha Luhulima. Ia merupakan diplomat senior Indonesia yang menjabat berbagai jabatan penting di Kemenlu RI maupun di luar negeri.

Bahkan Petronela Luhulima sempat dipercaya menjabat Dubes RI dua kali yaitu di Stockholm, Kerajaan Swedia pada periode 1989 – 1992. Selanjutnya di Helsinki Finlandia merangkap Estonia periode 1996 – 1999.

Sebelumnya, ia juga bertugas sebagai Wakil Dubes RI di Brussel Belgia 1987 – 1989 dan Direktur Hubungan Eropa Kemenlu RI di Jakarta 1992 – 1994.

Untuk diketahui, selain tiga perempuan hebat berdarah Maluku tersebut, sebelumnya juga ada putra-putra Maluku dari latar belakang TNI, politisi dan diplomat yang telah menjadi Dubes.

Yaitu Marsda TNI Leo Wattimena (Italia), Letjen TNI Pur Leo Lopulisa (Filipina), Mayjen TNI Pur Jost Muskitta (Jerman), Laksda TNI Ishak Latuconsina (Pakistan), Alex Litaay (Kroasia), Semuel Samson (Serbia) dan lainnya.

Sebelumnya, ketika negara-negara Eropa Timur belum terpecah, salah satu putra Maluku juga menjabat Dubes disana yaitu Johannes Petrus Louhenapessy di Cekoslowakia periode 1979 – 1982.

Di masa Presiden Soekarno, juga putra Maluku dipercaya jadi Dubes di Nepal periode 1965 – 1967 yakni Johanes Dirk de Fretes.

Sedangkan yang terkini masih menjadi Dubes yaitu Jauhary Oratmangun. Ia kini Dubes RI untuk China. Sebelumnya ditugaskan sebagai dubes di Rusia.

Sementara itu, para dubes yang dilantik Presiden Jokowi selain Anita Lidya Luhulima yakni sebanyak 11 orang.

Mereka yang dilantik adalah, M Prakosa (Italia), Rudy Alfonso (Portugal), Ghafur Akbar Dharmaputra (Ukraina), Anita Luhulima (Polandia), Suwartini Wirta (Kroasia), Ina Krisnamurti (India) dan Daniel Tumpal Simanjuntak (Kanada)

Selanjutnya Zuhairi Misrawi (Tunisia), Damos Agusman (Austria), Heru Subolo (Bangladesh), Gandi Sulistiyanto (Korea Selatan) dan Triyogo Jatmiko (Tanzania). (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.