Kota Ambon Juara Umum Kempo, SBB Posisi Kedua, Sprinter Malra Buat Kejutan

oleh -135 views
Salah satu pertandingan kempo POPMAL IV di GOR Hotumese kampus Unpatti. -dok-

suaramaluku.com – Tim cabang olahraga (cabor) kempo Kota Ambon sukses menjadi juara umum di arena Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) IV tahun 2022 di GOR Hotumese Kampus Unpatti, Senin (21/11/2022).

Menurut salah seorang Panpel kempo, Harni, para kenshi (atlet kempo) Kota Ambon meraih juara umum dengan raihan 4 medali emas, 8 perak dan 8 medali perunggu.

Peringkat kedua umum ditempati kontingen Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang berhasil merebut 4 medali emas, 2 perak dan 5 perunggu.

Posisi umum ketiga diraih tim Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dengan perolehan 3 medali emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Menurut Harni, dalam pertandingan shorinji kempo POPMAL IV ini ada enam kabupaten kota yang menurunkan atletnya untuk bertarung memperebutkan 19 medali emas pada berbagai nomor randori putera puteri serta kelas embu beregu dan campuran.

“Cabor kempo luar biasa. Sekarang sudah ada nama-nama atlet berprestasi yang akan disiapkan maju di Pra PON tahun depan lewat pemusatan latihan indoor dan outdoor hingga kesiapan PON 2024,” ujar pengurus KONI Maluku, Jan Heumasse saat penutupan cabor kempo.

Turut hadir saat itu Sensei Daud Rante Alinan 5 DAN dari Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi) dan Ketua Perkemi Maluku Jeremia Lekahena.

ALVIN EMAS, MALRA KEJUTAN

Sementara itu, dati cabor atletik atlet Kota Ambon masih berjaya. Namun ada juga kejutan dari pelari putra Maluku Tenggara (Malra) di nomor lari jarak pendek (sprint).

Di nomor bergengsi 100 meter putri tidak ada kejutan. Pasalnya, sprinter nasional dan yang pernah wakili Indonesia di Olimpiade Tokyo, Alvin Tehupeiory dari Kota Ambon masih sulit dikalahkan.

Alvin merebut medali emas dengan catatan waktu 12,82 detik. Waktu itu masih jauh dari rekor terbaiknya.

Posisi kedua ditempati Alisya Noya (Ambon) dengan waktu 14,27 detik serta medali perunggu oleh sprinter asal Kabupaten Kepulauan Aru, Chrismendo Parajer dengan waktu 14,35 detik.

Di nomor bergengsi 100 meter putra. Sprinter dari kontingen Malra bikin kejutan atas nama Matheus Fadirubun yang sukses mencapai finis dengan catatan waktu 11.48 detik dan meraih emas.

Pelari asal Kota Ambon justru gagal di nomor prestisius ini. Karena posisi kedua ditempati atlet Kepulauan Tanimbar, Apolos Sambono dengan catatan waktu 11,66 detik serta medali perunggu juga oleh pelari Malra, Nimrot Kilmaskosu dengan catatan waktu 11,77 detik.

Sedangkan di nomor 400 meter gawang putra, atlet Kota Ambon, Damie Elly mampu meraih medali emas dengan catatan waktu 01.00,33 detik, disusul pelari Maluku Tengah Yoseph Tahapary dengan waktu 01.01,45 detik, dan perunggu untuk Abdul Ohoimas dari Kota Tual dengan waktu 01.06,56 detik.

Sementara itu, di nomor lari 1.500 meter putri, pelari Kota Ambon Kristalya Ririne meraih medali emas dengan catatan waktu 05.45,12 detik. Ia mengalahkan saingannya Ine Soissa (Maluku Tengah) yang harus puas dengan medali perak, padahal Ine telah memimpin sejak awal pertandingan.

Pelari Kota Ambon lainnya Chrisilya Pattiasina meraih perunggu di nomor itu dengan catatan waktu 05.49,40 detik. (RT/NP)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.