Kapolres Tual Harap Warga Tidak Terpancing Informasi Hoax

oleh -172 views

suaramaluku.com – Kapolres Tual AKBP Prayuda Widiatmoko minta masyarakat agar tidak terpancing dengan informasi hoax soal penganiayaan di Pelabuhan Yos Sudarso Tual, Minggu (18/12/2022), yang mengakibatkan satu oranf meninggal dan satu lainnya luka-luka.

Hal itu disampaikannya ketika menggelar jumpa pers bersama para wartawan asal Malra dan Kota Tual di pelataran Polres Tual, Selasa (20/12-2022).

Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Teddy SIK, Kabag Ops AKP Arsad Rengur dan Kasat Samapta Iptu Herman Paturungi serta jajaran perwira dan personil Humas Polres Tual.

Ia menjelaskan, bahwa terkait kasus ini jajaran pihaknya telah melaksanakan investigasi tentang insiden yang terjadi.

Sesuai keterangan yang didapatkan dari beberapa saksi serta keluarga korban, kemudian keterangan dari anggota, yang melaksanakan kegiatan di lapangan tentang alur permasalahan yang terjadi.

”Ada dua hal yang terjadi, untuk korban jiwa itu memang salah sasaran, karena korban meninggal bukan pelaku pengrusakan. Almarhum adalah penumpang yang naik dari Dobo dan diamankan anggota Polres karena membawa sajam ke Pos KP3 untuk di interogasi terkait Sajam tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, tetapi saat digiring ke pos, massa yang berjumlah ratusan mengira almarhum ini pelaku pengrusakan barang dagangan mereka. Masaa langsung menyerang almarhum yang sedang dilindungi dua anggota kami, tetapi karena melihat massa yang jumlahnya banyak korban ini lari ke ruang tunggu dalam keadaan terluka.

“Jadi tidak benar informasi kalau korban meninggal ini diborgol oleh anggota,” ungkap Kapolres Tual.

“Korban yang tadinya mau dibawa ke pos KP3 untuk pemeriksaan terkait membawa senjata tajam terluka dan berada di pintu menuju dermaga. Sehingga korban dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun Langgur,” tambahnya.

Selain itu Kabag OPS Polres Tual, AKP Arsad Rengur menegaskan bahwa, kasus ini akan terus diproses hukum dengan pelaku-pelaku yang terlibat dalam dua kasus ini. Baik dari kasus kerusakan diatas KM Sirimau, maupun pelaku pengeroyokan yang akibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres juga menghimbau agar warga masyarakat bersama-sama menjaga Kamtibmas, termasuk nanti ke depan apabila memang ada hal-hal tindak pidana yang terjadi menimpa dari keluarganya, mari bersama dengan anggota Polri untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

”Kalaupun ada tindak pidana, mohon diserahkan kepada kita untuk melakukan upaya-upaya penyelidikan, penyidikan sampai nantinya kita serahkan kepada kejaksaan maupun pengadilan, supaya seseorang itu juga bisa diadili. Karena semua orang itu sama kedudukannya di mata hukum, “ tuturnya. (AU)

No More Posts Available.

No more pages to load.