Dari 17 Kepala Kejati Baru, Kajati Maluku Paling “Miskin”

oleh -1,898 views
oleh
Rudy Irmawan SH MH.

suaramaluku.com – Dari 17 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang baru dilantik Jaksa Agung RI, Kamis 23 Oktober 2025 di Jakarta, ternyata dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terlihat siapa Kajati paling “miskin” dan “kaya”.

Data dan informasi itu, sesuai laporan dari 17 Kajati baru, hanya satu orang yang sudah serahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025, satu orang 2023, dan sisanya baru lapor LHKPN 2024, seperti dikutip dari rmol.id.

Sesuai LHKPN tersebut, ternyata Kajati Maluku yang baru Rudy Irmawan SH MH tercatat paling “miskin” dengan total harta Rp 1,85 miliar.

Selain itu, LHKPN Rudy Irmawan termasuk paling update karena menjadi satu-satunya yang sudah melaporkan di tahun 2025.

Sebelum diangkat sebagai Kajati Maluku, Ia menjabat Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung RI. Juga pernah jadi Wakajati Aceh dan Sumut.

Lantas, siapa dari 17 Kajati baru yang paling tajir atau kaya?

Sesuai data, maka nama Bernadeta Maria Erna Elastiyani yang diangkat menjadi Kajati Banten paling kaya dengan total harta Rp 18,84 miliar berdasarkan LHKPN tahun 2024.

Kajati Banten yang baru ini sebelumnya menjabat Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung RI.

Sementara itu, salah satu putra asal Maluku yang dilantik sebagai Kajati Sulawesi Utara (Sulut), Jacob Hendrik Pattipeilohy SH MH, harta kekayaannya juga tercatat di LHKPN.

Pattipeilohy yang sebelumnya menjabat Direktur I pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung punya harta Rp 5,42 miliar sesuai LHKPN tahun 2024.

Selain Kajati Maluku, Banten dan Sulut, berikut data kekayaan Kajati baru yang diangkat Jaksa Agung ST Burhanuddin berdasarkan Keputusan Nomor 854 Tahun 2025 Tentang Pemberhentian Dan Pengangkatan Dari Dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI tanggal 13 Oktober 2025.

1. Tiyas Widiarto, Kajati Kalimantan Selatan sebelumnya jabat Kepala Biro Perencanaan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung tercatat punya harta Rp 6,37 miliar pada LHKPN 2024.

2. Kajati Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan sebelumnya jabat Kepala Pusat Penyelesaian Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung tercatat punya harta Rp 6,1 miliar di LHKPN 2023.

3. Kajati Sumatera Selatan, Ketut Sumedana sebelumnya jabat Kajati Bali punya harta Rp 9,97 miliar berdasarkan LHKPN 2024.

4. Kajati Sumatera Barat, Muhibuddin sebelumnya jabat Direktur Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung punya harta Rp 7,9 miliar pada LHKPN 2024.

5. Kajati Nusa Tenggara Timur, Roch Adi Wibowo sebelumnya jabat Kepala Statistik Pusat Data Kriminal dan Teknologi Informasi pada Kejaksaan Agung punya harta Rp 15,63 miliar di LHKPN 2024.

6. Kajati Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi sebelumnya jabat Inspektur Keuangan II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung punya harta Rp 6,87 miliar di LHKPN 2024.

7. Kajati Jawa Tengah, Siswanto yang sebelumnya menjabat Kajati Banten punya harta Rp 3,76 miliar sebagaimana LHKPN 2024.

8. Kajati Jawa Barat, Hermon Dekristo sebelumnya jabat Kajati Jambi punya harta Rp 5,28 miliar sebagaimana LHKPN 2024.

9. Kajati Jambi, Sugeng Hariadi sebelumnya Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung punya harta Rp 3,07 miliar sebagaimana LHKPN 2024.

10. Kajati Riau, Sutikno sebelumnya jabat Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung punya harta kekayaan Rp 4,03 miliar di tahun 2024.

11. Kajati DIY, I Gde Ngurah Sriada sebelumnya jabat Direktur B pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung punya harta kekayaan Rp 3,064 miliar tahun 2024.

12. Kajati Kalimantan Utara, Yudi Indra Gunawan sebelumnya jabat Direktur C pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung tercatat Rp 4,45 miliar di LHKPN 2024.

13. Kajati Maluku Utara, Sufari sebelumnya jabat Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung punya harta kekayaan mencapai Rp 4,96 miliar di tahun 2024.

14. Kajati Bali, Chatarina Muliana sebelumnya jabat Jaksa Ahli Utama pada Jaksa Agung Pembinaan Muda Kejaksaan Agung punya harta Rp 9,64 miliar di LHKPN 2024. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.