Gol Dianulir, Malut United Butuh Kebersamaan Untuk Bangkit

oleh -249 views
oleh

suaramaluku.com – Kubu Malut United merasa aneh dengan keputusan wasit yang menganulir gol mereka. Padahal ditayangan ulang soal offside atau handball, tidak jelas.

“Jangan terlarut dalam keterpurukan di tengah situasi sulit ini. Malut United bisa bangkit jika kita bersama.”

Demikian perwakilan pemain Malut United FC, Wbeymar Angulo, dalam konferensi pers seusai laga kontra Persebaya Surabaya, Kamis (23/4/2026) malam WIT.

Bermain di Stadion Gelora Kie Raha, Malut United selaku tim tamu takluk 0-2 dari Persebaya. Sepasang gol yang memaksa Malut United alami kekalahan dicetak oleh Milos Raickovic (73’) dan Francisco Rivera (90+1’).

Skuad Laskar Kie Raha tampil lebih agresif dan menyerang di babak I. Gustavo Franca dkk. tercatat melancarkan 3 tembakan dan 2 shots on target ketika Persebaya tidak memiliki peluang berarti.

Di babak II, giliran Persebaya yang bermain lebih mengancam. Skuad Bajul Ijo mencatatkan 4 tembakan tepat sasaran dengan dua di antaranya menjadi gol.

“Secara permainan, kami tidak sepenuhnya kalah. Namun, masalah bagi kami adalah tidak bisa mencetak gol dan memanfaatkan peluang dengan maksimal,” kata coach Hendri Susilo dalam sesi jumpa pers.

Dalam pernyataannya, Hendri juga meminta maaf kepada seluruh suporter Malut United karena belum bisa membawa tim meraih kemenangan.

“Hasil minor ini sangat mengecewakan bagi pelatih, pemain, dan suporter. Kami memohon maaf karena belum bisa memberikan kemenangan buat masyarakat Maluku Utara,” ujarnya.

Kekalahan dari Persebaya membuat Malut United tertahan di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 46 poin dari 29 laga.

Catatan tanpa kemenangan juga masih membayangi Malut United. Laskar Kie Raha belum meraih kemenangan dalam 5 pertandingan terakhir dengan rincian 3 kekalahan dan dua hasil imbang.

“Deretan kekalahan dan hasil negatif membawa kami ke situasi sulit. Tentu kondisi ini sulit bagi semua pemain, fans, dan semua orang yang mendukung Malut United,” tutur Angulo.

Menyikap situasi sulit yang sedang dialami Malut United, Angulo mengajak semua pihak di tim untuk bersatu dan bangkit bersama.

“Malut United adalah tim yang selalu kami perjuangkan. Jangan menyerah, klub ini pantas mendapatkan banyak hal positif di masa depan,” kata gelandang yang pernah membela tim nasional Armenia tersebut.

Menurut Angulo, memenangi laga berikut kontra PSBS Biak adalah sebuah keharusan. Dia meyakini, kemenangan akan membawa Malut United kembali ke jalur positif.

“Kami perlu bangkit bersama dan berusaha memenangi pertandingan. Malut United memiliki pengalaman keluar dari masa sulit dan kami harus melakukannya lagi sekarang,” ujar Angulo.

Sementara, pelatih akan melakukan evaluasi mendalam untuk mengangkat mentalitas pemain dan membawa Malut United kembali ke jalur kemenangan.

“Kami akan melakukan evaluasi total. Menurut saya, banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk menatap lima laga sisa ke depan,” tutur Hendri.

Pada lima laga sisa, Malut United dijadwalkan melawan PSBS Biak, Persis Solo, PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, dan Borneo FC.

Pertandingan terdekat melawan PSBS Biak akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (28/4/2026). (*/NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.