97 Mahasiswa FEB UKIM Ikut KKN Tematik di 10 Jemaat

oleh -191 views
oleh

suaramaluku.com – Sebanyak 97 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon tercatat ikut Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di 10 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM).

Pelepasan mereka telah dilakukan oleh Dekan FEB UKIM, Gino Manuputty SE MSi, pada Kamis (7/5/2026).

97 mahasiswa tersebut terdiri dari Program Studi (Prodi) Manajemen 45 orang dan Prodi Akuntansi 52 orang.

Adapun 10 lokasi KKN Tematik itu diantaranya di Jemaat GPM Soya, Naku, Lehari dan Hukurila, Toisapu, Hunut, Hative Besar, Rumah Tiga, Tawiri dan Souhoru.

Menurut Dekan FEB UKIM, Gino Manuputty SE MSi, KKN Tematik merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang bersifat tematik, terstruktur, dan berorientasi pada dampak terukur.

Dijelaskan, program KKN UKIM Berdampak SMART (Sustainable, Meaningful, Accountable, Responsive, and Transformative), artinya Berkelanjutan, Bermakna, Bertanggung Jawab, Responsif dan Transformatif.

Kegiatan tersebut dirancang sebagai respons konkret terhadap kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas, khususnya di lingkungan jemaat-jemaat GPM.

Manuputty mengatakan, berdasarkan observasi dan pendekatan partisipatif yang telah dilakukan, ditemukan tiga kebutuhan mendasar di lingkungan jemaat:

Pertama, belum tersedianya data yang komprehensif mengenai potensi ekonomi jemaat. Kedua, rendahnya literasi dan kapasitas pengelolaan keuangan usaha para pelaku usaha mikro; dan Ketiga, terbatasnya jangkauan pasar pelaku usaha akibat minimnya pemanfaatan platform pemasaran digital.

Ketiga kebutuhan inilah yang menjadi fondasi tiga pilar program KKN UKIM Berdampak SMART, khususnya pada Fakultas. Ekonomi dan Bisnis.

Menurutnya, tujuan program yaitu Menghasilkan dokumen Profil Potensi Ekonomi Jemaat yang komprehensif sebagai basis perencanaan pengembangan ekonomi jemaat secara sistematis dan berkelanjutan.

Meningkatkan kapasitas literasi dan pengelolaan keuangan usaha pelaku usaha mikro di lingkungan jemaat GPM Klasis Ambon Utara.

Membekali pelaku usaha mikro dengan pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar produk usaha mereka.

Memperkuat kemitraan strategis antara UKIM dan GPM dalam kerangka pengabdian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Manuputty katakan, program KKN UKIM Berdampak SMART dengan tiga pilar kegiatan, Survei Pemetaan Potensi Ekonomi Jemaat, Literasi dan Pengelolaan Keuangan, serta Pemasaran Digital, merupakan perwujudan nyata komitmen UKIM dalam mengemban misi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan pendekatan partisipatif, berbasis kebutuhan nyata jemaat, dan berorientasi pada dampak yang terukur dan berkelanjutan, program ini

diharapkan akan memberikan kontribusi bermakna bagi penguatan kapasitas ekonomi warga jemaat GPM.

“Kami meyakini bahwa kemitraan antara akademisi dan gereja adalah salah satu kekuatan terbesar dalam pembangunan masyarakat Maluku, dan program ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan keyakinan tersebut. (*/NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.