Empat Hari Kelabu Untuk Dunia Pers Maluku

oleh -2,117 views
oleh

suaramaluku.com – Hidup dan mati adalah ranah Tuhan, sang pemilik kehidupan. Ketika Dia berkendak tak satupun kuasa manusia bisa menolaknya.

Itulah yang terjadi untuk dunia pers di Kota Ambon-Maluku yang kembali berduka. Pasalnya, hanya dalam rentang waktu empat hari, tiga jurnalis senior berpulang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekan seprofesi.

Kematian mereka, diawali Direktur Utama (Dirut) Harian Siwalima, Ongky Louhenapessy, yang meninggal dunia Jumat malam (26/6/2026) pekan kemarin, karena sakit.

Tiga hari kemudian, tiba-tiba beredar info kontributor Trans Media Ambon, Muslimin Abbas atau Chimink wafat pada Senin, 29 Juni 2026 diduga akibat serangan jantung.

Belum juga Chimink dimakamkan, datang lagi kabar duka. Eks pewarta Kantor Berita Antara, Jimmy Ayal menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit dr Latumeten (RST) Ambon, Senin (29/6) malam sekitar pukul 23.30 WIT juga diduga akibat serangan jantung.

Kabar wafatnya ketiga wartawan senior tersebut menyebar luas melalui berbagai grup percakapan dan media sosial.

Ungkapan belasungkawa pun mengalir dari para jurnalis, tokoh masyarakat, hingga pejabat daerah yang mengenal dedikasi ketiganya selama mengabdi di dunia pers.

Sejumlah wartawan di Kota Manise mengenang ketiga almarhum sebagai sosok yang berdedikasi, memiliki integritas tinggi, dan menjadi panutan bagi generasi muda di dunia jurnalistik.

Selama bertahun-tahun, baik almarhum Chimink maupun Jimmy dikenal aktif meliput berbagai peristiwa penting di Maluku serta berkontribusi dalam perkembangan pers di daerah.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita mendalam. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa Abang Chimink, menerima amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Insya Allah, Husnul Khatimah. Amin,” tulis wartawan Ambon Ekspres, Tajudin Buano di media sosial.

“Kita kehilangan tiga orang dalam sepekan. Sedih. Tapi itulah kehendak Tuhan,” ucap Ketua PWI Maluku, Lexy Sariwating di rumah duka almarhum Jimmy Ayal, Selasa malam (30/6/2026).

Ucapan duka atas kepergian Ongky, Chimink dan Jimmy juga disampaikan komunitas Kalesang FC. Tim sepakbola yang diisi para jurnalis Kota Ambon itu mengaku sangat merasa kehilangan atas meninggalnya ketiga jurnalis senior itu.

“Kami merasa kehilangan. Bapa Ongky, Abang Chimink dan Om Jimmy orang baik. Insha Allah Husnul Khatimah,” kata wartawan Kompas.com, Rahman Patty.

Rasa kehilangan juga diungkap wartawan senior lainnya, Sugiyanto. “Siiooo… ktong berduka. Bos OL, Chimink, kk Jemmy su zn ada,” tulisnya di WhatsApp Group.

Selain rekan seprofesi, ungkapan belasungkawa juga datang dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian yang juga juru bicara, Ronald Lekransy, Pemkot mengirim ucapan dukacita yang mendalam.

“Turut berdukacita atas wafatnya tiga jurnalis Maluku. Kepergian mereka adalah kehilangan besar bagi dunia pers, bangsa dan daerah yang kita cintai. Dedikasi, keberanian dan integritas mereka akan selalu dikenang,” ungkapnya.

Kepergian Bapa OL sapaan akrab alamarhum Ongky Louhenapessy, bang Chimink dan om Jimmy dalam waktu yang berdekatan ini menjadi duka mendalam bagi insan pers di Kota Ambon, Maluku.

Selamat jalan tiga rekan seprofesi. Tenanglah dalam kedamaian abadi. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.