Tim PKM UKIM Pendampingan Peternak Ayam Petelur Mauly di Taniwel Timur

oleh -113 views
oleh

suaramaluku.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) mendampingi Kelompok Ternak Ayam Petelur Mauly di Desa Musihuwey, Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) telur, pada Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Ekonomi Kelompok Ternak Ayam Petelur Mauly Melalui Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi” ini dilaksanakan melalui program PkM Internal UKIM Tahun 2026 skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

Tim pelaksana diketuai Dr. Godprit Haris Touwely SE MSi dengan anggota Simson Naten SE MSi serta dibantu sejumlah mahasiswa.

Kelompok peternak Mauly ini mulai beroperasi sejak Desember 2025 dan melibatkan 10 warga sekitar.

Kapasitas produksinya sekitar 50 rak telur per bulan, dengan pemasaran di wilayah Taniwel Timur dan Taniwel.

Telur dari kelompok ini juga turut memasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah setempat.

Menurut Touwely, banyak usaha peternakan skala kelompok belum menghitung HPP secara sistematis.

Akibatnya, harga jual telur sering ditentukan berdasarkan kebiasaan atau mengikuti harga pasar, tanpa perhitungkan biaya produksi yang sebenarnya, seperti pakan, obat-obatan, tenaga kerja, dan penyusutan kandang. Kondisi ini membuat kelompok sulit memastikan titik impas usahanya.

Dalam pertemuan tersebut, tim bersama pengurus dan anggota kelompok berdiskusi dan mulai menelaah komponen biaya produksi usaha.

Pada tahap berikutnya, tim akan memberikan pelatihan tentang HPP dan titik impas, menyerahkan kalkulator HPP berbasis Excel/Google Sheets beserta modul panduan penggunaan, serta mendampingi kelompok menetapkan harga jual berdasarkan hasil perhitungan.

Program ini juga menyertakan dukungan sarana berupa pakan, vitamin ternak, dan alat bantu pencatatan bagi kelompok.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan di Kecamatan Taniwel Timur dan mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, serta pertumbuhan ekonomi.

Tim berharap kelompok tersebut mampu mengelola keuangan usahanya secara mandiri, sehingga usaha ini tumbuh berkelanjutan dan menjadi contoh bagi kelompok ternak di desa lain.

Tim pelaksana menyampaikan terima kasih kepada pihak universitas dan Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UKIM atas dukungan dan fasilitasi kegiatan ini, serta kepada pemerintah desa dan seluruh anggota Kelompok Mauly atas kerja samanya. (*/SM-05)

No More Posts Available.

No more pages to load.