Grand Opening Point Coffee, Wattimena: “Karpet Merah” Bagi Pengusaha

oleh -917 views
oleh

suaramaluku.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen memberi “karpet merah” bagi pengusaha yang ingin berinvestasi di Kota Ambon dengan mempermudah seluruh proses perizinan dan memastikan tidak ada tindakan birokrasi yang menghambat atau pungutan liar (pungli).

Hal ini ditegaskan oleh Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena saat menghadiri Grand Opening Point Coffee Gedhe di Indogrosir Ambon, Kamis (1/10/2026).

“Kami memberikan karpet merah kepada para pengusaha dalam artian kemudahan proses sesuai aturan. Pemerintah daerah tidak boleh menjadi penghalang bagi masuknya investasi,” tegasnya.

Untuk diketahui, acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Ambon, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon, para Pimpinan OPD, serta jajaran manajemen Indogrosir dan Point Coffee.

Wattimena menyampaikan apresiasi dan menyambut baik ekspansi investasi Point Coffee di Kota Ambon.

Menurutnya, pembukaan outlet baru ini menjadi salah satu indikator penting bahwa iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon terus berkembang ke arah yang positif dengan bertumpu pada sektor jasa, perdagangan dan pariwisata.

“Pemkot memaknai kehadiran outlet ini sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah. Ambon tidak ditunjang oleh sumber daya alam yang melimpah, sehingga fokus pembangunan kita bertumpu pada sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata. Kehadiran investor buktikan bahwa Ambon semakin damai dan nyaman sebagai tempat berinvestasi,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Walikota menitipkan satu syarat utama bagi para pelaku usaha yang beroperasi di Ambon, yakni kewajiban menyerap tenaga kerja lokal guna menekan angka pengangguran.

“Pesan saya cuma satu untuk setiap pelaku usaha; silakan berusaha, tetapi berikan kesempatan bekerja bagi anak-anak Kota Ambon. Untuk posisi tenaga kerja non-keahlian khusus (unskilled), pastikan mereka ber-KTP Ambon. Jika setiap usaha menyerap tenaga kerja lokal, dampak penurunan pengangguran di kota ini akan sangat signifikan,” ungkapnya.

Ia menandaskan, iklim usaha yang berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) demi terciptanya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Sementara itu, Store Manager Point Coffee Indogrosir Ambon, Beneto, berharap outlet ini menjadi tempat nyaman untuk bersilahturahmi, meeting, mengerjakan tugas-tugas kuliah, ataupun sekedar bersantai. (*/SM-12)

No More Posts Available.

No more pages to load.