Tangani HIV-AIDS, Pemkot Ambon Pakai Sistem Jemput Bola dan Deteksi Dini

oleh -141 views
oleh
Kadis Kesehatan Kota Ambon, drg Wendy Pelupessy/P saat berikan keterangan pers. -ist-

suaramaluku.com – Dinilai lambat menangani kasus HIV-AIDS belakangan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon membantah penilaian tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon drg. Wendy Pelupessy M. Kes, melalui jumpa pers, Rabu (13/9/2023).

Menurutnya, Dinkes Kota Ambon dalam menangani kasus HIV-AIDS melakukan sistem jemput bola dan screening atau deteksi dini kepada orang yang berpotensi.

“Selama ini Pemkot tidak lambat dalam menangani HIV-AIDS, justru sebaliknya kami cepat dalam menangani atau mengantisipasi lajunya kasus HIV AIDS di Kota Ambon,” ujar Wendy.

Pemkot Ambon, lanjutnya, khususnya dinas kesehatan dan ada beberapa Puskesmas memang yang siap untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang yang ingin memeriksakan dirinya.

Ia katakan, data kumulatif untuk HIV AIDS di Kota Ambon dari tahun 1994-2023 sebanyak 2.370 untuk kasus HIV, untuk kasus AIDS sebanyak 993 kasus dan yang masih minum obat sampai sekarang sebanyak 1176 kasus.

Kasus HIV AIDS di Kota Ambon di tahun 2023 meningkat di mana dari Januari sampai Agustus ditemukan sebanyak 184 kasus baru, dengan data domisili 90 orang ber KTP Ambon dan 94 orang lainnya ber KTP di luar Kota Ambon.

“Kita temukan kasus baru dari Januari sampai Agustus. Padahal setelah kita pilah itu yang sesuai dengan instruksi pak walikota tetap kita pilah yang ber KTP Kota Ambon dan bukan. Karena kita tahu Ambon adalah ibukota provinsi mobilitasnya itu sangat tinggi, begitu banyak orang yang masuk keluar di Kota Ambon,” jelas Wendy.

Ia menambahkan, Pemkot Ambon bergerak cepat oleh karena itu kita temukan kasus-kasus dalam kondisi dini untuk bisa diobati, sehingga usia harapan hidup mereka lebih baik dan mereka bisa beraktivitas seperti orang yang sehat. Hanya memang di dalam tubuhnya itu ada virus HIV,”.  (SM-05)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.