2 Januari 2022, Kenang 204 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu

oleh -6,455 views
oleh

Siang dan malam ia selalu hadir dan ikut dalam pembuatan kubu-kubu pertahanan. Ia bukan saja mengangkat senjata, tetapi juga memberi semangat kepada kaum wanita di negeri-negeri agar ikut membantu kaum pria di setiap medan pertempuran sehingga Belanda kewalahan menghadapi kaum wanita yang ikut berjuang.

Di dalam pertempuran yang sengit di Negeri Ouw dan Ullath jasirah tenggara Pulau Saparua, perempuan pemberani ini menggempur musuh bersama para pejuang rakyat. Namun karena tidak seimbang dalam persenjataan, tipu daya musuh dan pengkhianatan, para tokoh pejuang dapat ditangkap dan menjalani hukuman.

Akibatnya, ada yang harus mati digantung dan ada yang dibuang ke Pulau Jawa. Kapitan Paulus Tiahahu divonis hukum mati tembak. MCH berjuang untuk melepaskan ayahnya dari hukuman mati, tetapi ia tidak berdaya dan meneruskan bergerilya di hutan, tetapi akhirnya tertangkap dan hendak diasingkan ke Pulau Jawa. Saat itulah ia jatuh sakit, namun ia menolak diobati oleh orang Belanda.

Di Kapal Perang Eversten, Martha Christina Tiahahu menemui ajalnya dan dengan penghormatan militer jasadnya diluncurkan di Laut Banda tepatnya di antara Pulau Buru dan Pulau Manipa pada tanggal 2 Januari 1818.

Untuk menghargai jasa dan pengorbanannya, Martha Christina Tiahahu dikukuhkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Monumen mengenang kepahlawanan MCH kini selain di Karangpanjang Ambon, juga ada di kampungnya Negeri Abubu Pulau Nusalaut serta juga ada patungnya di kompleks Museum Siwalima kawasan Taman Makmur Ambon. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.