Beredar Video Viral Kesaksian Gereja Sidang Jemaat Allah Petra di Negeri Kariuw Ikut Dibakar Massa

oleh -944 views

suaramaluku.com – Banyak netizen dan warga Negeri Kariuw yang resah dengan pernyataan pihak keamanan dan pemerintah daerah yang mengabaikan terbakarnya salah satu gereja di Negeri Kariuw.

Padahal menurut mereka, dalam peristiwa konflik yang berujung pembakaran banyak bangunan di Negeri Kariuw, salah satu rumah ibadah milik Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) ikut dibakar.

Salah satu video viral yang diupload oleh Yanes George Tity, memperlihatkan kesaksian sejumlah warga Negeri Kariuw yang mengungsi di Aboru.

Dalam video tersebut terungkap bahwa salah satu gereja yakni GSJA Petra Kariuw telah dibakar massa yang menyerang Negeri Kariuw.

Video ini merupakan reaksi yang disampaikan menanggapi pernyataan Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, Jumat (28/1/2022), yang melaporkan kepada Menkopolhukam Mahfud MD bahwa tidak ada satupun gereja di Negeri Kariuw yang dirusak massa. (Baca: Kapolda Maluku Tegaskan Tidak Ada Perusakan Rumah Ibadah di Kariuw)

Gereja tersebut sudah ada di Negeri Kariuw sejak 1973, sekalipun bangunannya tidak semegah Gedung Gereja Ebenheizer.

“Sèbagaii ketua BPD tentu sangat menyesali akan publikasi infomasi pihak keamanan yg tidak lengkap sehingga sangat merugikan pihak kami dalam organisasi ini,” tulis Yanes George Tity di akun facebook miliknya.

Yanes yang menjabat sebagai Ketua BPD GSJA juga mengatakan seharusnya pihak keamanan mengkroscek dulu berapa gereja di desa ini,apakah semuanya utuh atau tidak barulah disampaikan informasi ini kpd masyarakat.

“Kami tidak punya rasa dendam dengan pihak pelaku pembakaran gereja kami.”

“Tetapi kami sangat sangat tidak setuju dgn cara-cara pihak keamanan yg terkesan menutup mata kepada organisasi gereja lain atau bangunan gereja yang sudah dibakar masa tetapi dianggap semua aman-aman saja,” jelas Yanes yang mengaku terpaksa meng-upload video kesaksian warna Negeri Kariuw ini supaya masyarakat mendapat informasi yang sebenarnya. (m-13)

No More Posts Available.

No more pages to load.