suaramaluku.com – Kontingen Maluku tetap kokoh tempati peringkat 12 klasemen medali umum pada hari penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 2025 di Kudus, Jawa Tengah, yang digelar sejak 11 – 26 Oktober 2025.
Maluku mampu pertahankan posisi 12 di klasemen medali umum dari 37 provinsi yang ikut event itu, setelah meraih 3 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu.
Sementara itu, kontingen DKI Jakarta sukses menyalip Jawa Barat di har-hari terakhir dalam perolehan medali, sehingga berhasil duduki urutan pertama atau juara umum event tersebut.
DKI Jakarta di hari terakhir, berhasil merebut 42 medali emas, 27 perak dan 30 perunggu.
Jawa Barat yang sejak hari pertama pimpin klasemen umum, harus puas di peringkat kedua dengan raihan 35 medali emas, 18 perak dan 38 perunggu.
“Alhamdulilah. Kami datang tanpa target. Pulang bawa 9 medali PON Bela Diri 2025 di Kudus. Maluku Bangkit !!!,” tulis Ketua KONI Maluku, Sam Latuconsina, di akun media sosialnya.
Untuk diketahui, Maluku menambah dua medali perak pada partai final cabor karate di GOR Djarum Atena Kaliputu, Kudus, Jateng, Sabtu (25/10/2025).
Dua medali itu dihasilkan karateka putri Elchi Toding Rante dan Adelia Indah Permatasari Tuasikal.
Elchi yang tampil di kelas -55 kg kalah tipis 0-1 dari atlet asal Sulawesi Selatan (Sulsel), Ifka Widya Sari.
Sedangkan Adelia yang bertarung di kelas -68 kg puteri juga kalah melawan karateka Bali, Almahyra Tiara Sandi dengan skor 0-2.
Sebelumnya, Maluku juga tambah 1 medali perak dari cabor karate, yang dihasilkan oleh Marchelo Jansen Kuhuparuw di kelas -55 kg putra setelah melalui pertarungan sengit.
Kuhuparuw kalah tipis 2-3 di partai final saat melawan atlet Pelatnas yang wakili Sumatera Utara, Rizky Lawyer Mangatur Napitupulu di Djarum Kaliputu Arena 2A, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (24/10/2025).
Sedangkan keberhasilan perolehan medali Maluku sehingga duduki peringkat 12 umum, didapat dari cabang olahraga (cabor) kempo yang sukses rebut 3 medali emas dan 1 perunggu serta pencak silat sumbang 2 perunggu.
Tiga medali emas cabor kempo dihasilkan melalui Marthinus Rumauru Saamena di kelas 75 kg randori putra, Mira Nayo Haikuty di kelas 50 kg randori putri dan Thomas Muruhuwei di kelas 55 kg randori putra.
Serta satu medali perunggu dari cabor kempo, diperoleh Sifra Stien Sasabone di kelas 75 kg randori putri.
Selain itu, dua medali perunggu Maluku lainnya diperoleh melalui pesilat Arwin Ibrahim dan Eka Polpoke.
Sementara itu, provinsi “adik” Maluku yakni Maluku Utara (Malut) di daftar klasemen umum perolehan medali, berada di urutan 32 dengan raihan 1 perunggu.
Sedangkan tiga provinsi yang tidak berhasil meraih satu medali pun hingga penutupan adalah Kalimantan Tengah, Papua Tengah dan Sulawesi Barat.
Berikut 15 Besar Klasemen Perolehan Medali PON Bela Diri 2025, Minggu 26 Oktober 2025, hingga pukul 16.47 WIB.
1. DKI Jakarta: 42 emas, 27 perak, 30 perunggu
2. Jawa Barat: 35 emas, 18 perak, 38 perunggu
3. Jawa Timur: 32 emas, 17 perak, 13 perunggu
4. Jawa Tengah: 25 emas, 34 perak, 51 perunggu
5. Kalimantan Timur: 16 emas, 15 perak, 32 perunggu
6. Bali: 15 emas, 12 perak, 17 perunggu
7. Sumatera Utara: 8 emas, 16 perak, 31 perunggu
8. Sumatera Barat: 7 emas, 9 perak, 9 perunggu
9. Nusa Tenggara Barat: 6 emas, 5 perak, 3 perunggu
10. Lampung: 5 emas, 5 perak, 10 perunggu
11. Banten: 4 emas, 7 perak, 16 perunggu
12. Maluku: 3 emas, 3 perak, 3 perunggu
13. Riau: 2 emas, 5 perak, 7 perunggu
14. Nusa T. Timur: 2 emas, 4 perak, 9 perunggu
15. Kalimantan Barat: 2 emas, 1 perak, 6 perunggu. (NP)







