Menarik, Saat Jerman Lawan Curacao: Ada Pemain Keturunan Maluku 

oleh -1,730 views
oleh

suaramaluku.com – Ada sesuatu yang menarik bagi pencinta sepakbola di tanah air, khususnya di Pulau Seram, Provinsi Maluku, nanti di ajang bergengsi World Cup FIFA 2026 atau Piala Dunia (Pildun).

Pasalnya, pada pertandingan antara Jerman dan Curacao di Grup E yang dijadwalkan berlangsung 15 Juni 2026 pukul 02.00 WIT di Houston, Amerika Serikat, ada satu pemain keturunan Indonesia berdarah Maluku di kubu timnas Curacao.

Siapakah pemain itu? Dia adalah Godlief Roemaratoe (Rumaratu).

Godfried Roemeratoe adalah pemain keturunan Indonesia berdarah Maluku dan Curacao, namun lahir dan bertumbuh di Oost-Souburg , Belanda.

Ia lahir 19 Agustus 1999 adalah seorang pemain sepakbola profesional yang bermain sebagai gelandang bertahan atau bek kanan untuk klub Eerste Divisie RKC Waalwijk.

Menurut Football Talentnesia, Godfried Roemeratoe adalah pemain keturunan Indonesia asal Maluku.

“Godfried Roemeratoe mendapat panggilan dari tim nasional Curacao untuk pertama kalinya. Pemain tengah asal Maluku itu juga layak untuk Curacao karena bakatnya,” tulis Football Talentnesia di akun Instagram mereka.

Meski lahir di Belanda, Godlief lebih memilih bermain untuk tim nasional Curaçao yang dilatih coach senior berkebangsaan negeri tulip, Dick Advocaat.

Sebenarnya ketika masih pemain junior, Godlief pernah perkuat timnas Belanda kelompok umur U17 tahun 2015. Lalu tahun 2019 dia masuk timnas Belanda U20.

Namun karena tidak tembus skuad Oranje level atas, maka pada Maret 2023, dia menerima panggilan pertamanya ke tim nasional senior Curaçao untuk pertandingan Nations League melawan Kanada dan persahabatan melawan Argentina.

Godlief resmi tercatat dalam daftar skuad Curacao ikut Pildun 2026, sesuai terkonfirmasi di laman resmi FIFA.com.

Dalam karier profesionalnya, Godlief sudah bermain pada beberapa klub di Eredivisie maupun Erstedivisie Liga Belanda. Terakhir main di klub RKC Waalwijk.

Dia bahkan pernah selama satu tahun dikontrak salah satu klub cukup terkenal di Liga Israel, yakni Hapoel Tel Aviv pada tahun 2022 – 2023.

Di timnas Curacao, juga terdapat penyerang yang pernah main di Liga Indonesia bersama Persib Bandung dan Persis Solo, yaitu Gervane Kastaneer.

Ia kini main di Liga Malaysia pada klub FC Trengganu. Kastaneer juga sempat masuk timnas Belanda U19, U20 dan U21. Selain itu sempat berkarier di Bundesliga Jerman bersama klub Kaiserlautern dan di Inggris dengan Coventry City.

Dengan demikian, di turnamen sepakbola terbesar di dunia ini, ada dua pemain berdarah Maluku. Satu lainnya adalah Tijjani Reinders di timnas Belanda. (NP)

No More Posts Available.

No more pages to load.