Huele Festival 2025 di Kawasan Urimesing Semarak

oleh -1,980 views
oleh
Salome Pieris saat tampil di panggung Huele Festival 2025.

suaramaluku.com – Huele Festival musik dan budaya 2025 yang dilaksanakan di kawasan Urimesing (jalan Diponegoro) berlangsung semarak dengan berbagai penyanyi genre musik, dance, trompet dan lainnya, Sabtu (27/12/2025) malam.

Ketua Panitia Festival Huele yang juga pimpinan Paduan Trompet Silo, Gilbert Mahakena, saat buka kegiatan itu mengatakan, konser ini dibikin sebagai wujud kecintaan kita, khususnya anak muda terhadap musik, sekaligus sebagai upaya untuk terus hidupkan identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia yang telah diakui oleh UNESCO.

“Kita smua berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang ekspresi, apresiasi, serta inspirasi bagi para musisi lokal dan generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujarnya.

Dijelaskan, pengakuan City of Music bukan sekadar gelar, melainkan cerminan dari identitas masyarakat Ambon yang hidup, tumbuh, dan menyatu dengan musik.

“Musik telah menjadi bahasa persaudaraan, pemersatu perbedaan, serta sarana mengekspresikan budaya dan nilai-nilai luhur orang Maluku,” ungkap Gilbert, yang juga aktif di AMGPM Ranting X Silo.

Lewat acara ini, lanjutnya, kita semua mau tunjukkan bahwa komunitas anak muda Ambon bisa berkarya, bisa bersatu, dan bisa berkontribusi untuk menjaga nama Ambon sebagai Kota Musik Dunia.

Atas nama panitia penyelenggara, Gilbert ucapkan trima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini, mulai dari para musisi, sponsor (Patrick Munandar, Sabite Space Three & Warbox Kafe), relawan, aparat keamanan, hingga seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan partisipasi.

Para penyanyi dan musisi yang ikut semarakan festival tersebut, diantaranya ada penyanyi asal Belanda berdarah Maluku yakni Salome Pieris dan juga penyanyi muslim Nurul Toisuta.

Selain itu ada nama-nama seperti Marvey Kaya, Siera Latuiperisa, Willy Sopacua, Ebeng Acom, Michael Pelupessy, Retsky Polnaya, Uky Silooy, Jhon Laratmase, Nia Tupamahu dan lainnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat, Yancy Latupeirissa mengapresiasi Huele Festival 2025 tersebut.

“Sebagai salah satu warga senior di lingkungan, beta apresiasi kegiatan yang positif ini. Karena ini sarana yang tepat untuk anak muda berkarya dan berkreasi. Beta salut,” ujar Yancy. (*/NP)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.